17.11.07

Alasan Lain Mengapa Amerika Maju: Etos Kerja

Kategori Pengembangan Diri - Oleh admin

Tampaknya artikel Mengapa Amerika Maju merupakan salah satu artikel yang paling menarik diskusinya di blog ini. Seru juga membaca komentar-komentar yang ada di sana. Meskipun saya percaya bahwa alasan utama mengapa Amerika maju tetap “Amerika adalah mesin mimpi terbesar di dunia”, tapi saya teringat akan alasan lain yang juga penting.

Alasannya adalah etos kerja.

Orang Amerika memiliki etos kerja yang berbeda dengan kebanyakan orang di Indonesia: mereka bekerja keras sungguh-sungguh dan terus-menerus. Saya teringat akan cerita salah seorang teman saya yang pernah bertahun-tahun tinggal di Boston, Amerika. Boston ini merupakan kota pendidikan yang terkenal karena di dekatnya ada universitas-universitas terbaik dunia seperti Harvard dan MIT. Yang diceritakannya kira-kira seperti ini:


Kita ini belum terbiasa dengan cara kerja orang sana (Amerika). Kalau diibaratkan dengan perlombaan lari, di sini (Indonesia) kita bisa berlari, lalu berhenti sebentar menarik napas, lalu kita lihat, ‘Oh rekanku sudah di depan!’ lalu kita berlari lagi menyusul dia. Di sana tidak bisa seperti itu. Jangankan berhenti, menoleh sebentar saja bakal terlambat. Tahu-tahu teman kita itu sudah bikin penemuan baru, atau menulis artikel di jurnal internasional. Dia sudah sangat jauh di depan dan tidak mungkin terkejar.

Perbandingan dengan orang berlari ini menurut saya pas sekali. Seperti itulah cara mereka bekerja: berlari sekuat tenaga dan tidak pernah berhenti. Saat kita berlari bersama mereka:

1. Berlarinya harus benar-benar kencang, dengan konsentrasi penuh. Kalau tidak, kita bakal tertinggal jauh.

2. Menoleh sebentar saja tidak boleh. Apalagi berhenti. Kita bakal tertinggal selamanya.

Berbeda jauh bukan dengan keadaan kita? Di sini umumnya kita masih bisa berhenti sebentar untuk beristirahat sebelum berlari lagi (itu pun larinya tidak sekuat tenaga).

Bisakah kita punya etos kerja seperti itu?

37 Komentar »

  1. Al-k said,

    April 5, 2008 at 12:00 pm

    Hmm kayanya susah … bukan berarti nggak bisa.
    Tapi kok kenapa harus ngikutin amerika ? apa nggak ada negara laen … cape dehhh ..

    by : Al-k | alkemail@gmail.com | Tutorial Jaringan Komputer

  2. Yudhita said,

    April 6, 2008 at 5:40 pm

    Yang tak kalah penting sebenarnya kemauan untuk belajar. Jangan bekerja kayak robot yang kerja kalau ada perintah. Inovasi dan kreativitas itulah yang bikin kita jadi maju. Salam

  3. Harun Arsyad said,

    April 8, 2008 at 11:04 am

    Bukan Orang Amerika, China maupun India atau lain-lain Indonesiapun bisa lebih dari mereka asal sejaumana keyakinan kita ttg budaya kerja dapat diterapkan yang dilandasi oleh nilai-nilai agama

  4. djoko said,

    April 9, 2008 at 10:40 pm

    sebenarnya etos kerja yang dimilikisetiap manusia sama, tapi tergantung dgn individunya masing2. etos kerja bangsa indonesia tidak bedah jauh dengan bangsa luar ex. Pahlawan2 qt yang telah berjuang untuk memerdekakan bangsa ini. tapi pahlawan qt tidak pernah di ekspos………

  5. gendi said,

    April 19, 2008 at 6:33 pm

    menurut saya bekerja gak harus terus-terusan, yang penting jika memang waktunya bekerja dimanfaatkan seefektif mungkin untuk bekerja, saya rasa penting juga kok kita untuk berhenti sebentar melepas lelah, rileks atau sekedar mereview kembali apa yang sudah kita kerjakan, apakah kita sudah di jalur yang benar misalnya. kalo kerja terus terusan bukan kemajuan yang didapat, mungkin malah bisa dapat penyakit :P . etos kerja memang penting, tapi bukan alat ukur kemajuan negara indonesia pada saat seperti ini. ketidakmajuan negara indonesia menurut saya faktor utamanya adalah moral, yang sudah rusak karena korupsi yang membudaya.

    just my 2cent.

  6. Sudarsono Sinulingga said,

    May 10, 2008 at 12:09 pm

    salam hangat semuanya.
    Apa hakikinya “ETOS” itu dulu yang utama, percuma kita bicara etos, baik itu etos orang apapun kalau tidak mempunyai reward visi yang jelas, etos itu bakal tidak ada. Jadi menurut saya mari kita ciptakan tujuan kita dan buat penghargaan yag pasti yang akan kita dapat. itu yang utama.

    buat visimu tentukan rewardnya.

  7. Deaz said,

    May 23, 2008 at 3:36 pm

    E T O S Kerja.. mau amerika atau bukan amerika itu tidak berpengaruh, karena melihat dari tujuan mengapa Amerika, karena didasari oleh presepsi bahwa negara tersebut dapat menghasilkan penghasilan hidup yang tinggi, sehingga hal tersebut mendorong munculnya etos kerja yang tinggi untuk menghasilkan hasil yang maksimal.. Namun karena tingkat persaingan antar individu yang tinggi maka memberikan efek yang bagus pula.. Perbaikan Etos kerja dimulai dari Individu yang ingin maju dan tidak hanya puas dengan keberhasilan kemerdekaan di masa lalu.

  8. bowie said,

    June 3, 2008 at 8:01 am

    amerika sudah lama merdeka. mereka adalah kaum pendatang yang asal mulanya memang gigih. budaya gigih itu terus terbawa turun-temurun. semangat survivalnya sangat tinggi. itu yang membuat mereka kini menikmati budaya. ingat mereka “menikmati” budaya itu. bukan paksaan lagi. secara otomatis budaya itu yang membuat bangsa amerika sangat maju dan sulit dikejar oleh bangsa lain… apalagi kita. ini bukan pesimis tapi kenyataan. JADI KITA HARUS PUNYA TARGET YANG REALISTIS. tidak perlu mengejar amerika. Kejar saja singapur atau malaysia….

  9. NuRUl said,

    June 7, 2008 at 1:03 pm

    Bangsa Indonesia sebenarnya bisa banget mengalahkan negara-negara maju saat ini. Tapi mereka kurang motivasi dan goals dalam etos kerja mereka. Asal mereka mau men-set mind mereka, saya yakin mereka pasti bisa jauh lebih dari sekarang

  10. Bagas prayogo said,

    June 14, 2008 at 2:44 pm

    Bangsa kita itu sekarang masih tidur. Kalau bangsa lain mah, udah bangun pagi-pagi banget. Kebanyakan bangsa kita kalau udah bangun terus ngelamun bukannya bersyukur sama yang di atas sana.

  11. bayu said,

    June 17, 2008 at 5:43 pm

    ya mereka amerika terus berlari sampai merasa telah kehilangan diri mereka sendiri.

  12. ardi said,

    July 12, 2008 at 10:11 am

    Kita bisa kok punya etos kerja seperti bangsa maju lainnya, yang harus dilakukan adalah dukungan semua pihak…dan yang penting majukan pendidikan

  13. surahman c4sy said,

    July 17, 2008 at 10:51 am

    hari gini ngeajar negara lain…cape dech..
    ga usah ngejar ntonyek aja… kan kita punya Sumber Daya Alam (SDA) Miyak, kayu, Batu Bara, Logam berharga dll. Potensi kelautan yang negara lain da punya,,,
    untuk pengolahannya?? :) gampang kok…
    tinggal sekolahin aja tuch anak2 tehnik yang pinter itu ke Negara Maju katenye sich amarika:P
    setelah bisa suruh aja mengolah…bereskan…
    kalo da bisa juga dah bubarin aja nich indonesia…

  14. marni said,

    August 10, 2008 at 4:39 pm

    menurut saya sih indonesia pasti bisa menjadi negara maju asalkan mau berusaha sekeras mungkin.
    kita tidak hanya bergantung pada hasil hutan yang melimpah, tetapi kita juga perlu meciptakan teknologi yang canggih dan kemampuan masyarakat untuk bekerja keras.

  15. Abie said,

    August 27, 2008 at 4:37 pm

    Itulah guna sejarah untuk dipelajari. Diambil yang baik-2 dan dibuang yang jauh-2. Indonesia sekarang sudah kebablasan, semua orang sudah tertarik menjadi ketua partai politik, jadinya banyak partai yang terbentuk. Banyak kertas yang dicetak hanya untuk dicoblos dan dibuang. Gak efisien banget ditengah maraknya isu pemanasan global.
    Hidup Indonesiaku…..!

  16. Fredy Balu said,

    September 2, 2008 at 10:06 am

    inilah modelnya manusia indonesia yang hanya bisa memberi untuk menilai sesuatu yg terjadi tak pernah berusaha untuk mencapai target.sebenarnya simpel bgt masalah indonesia ketertinggalan dari negara maju…bekerja dan berpikir pake hati nurani,saling mencintai dan menyayangi, tidak egois….karena keegoisan inilah yang membuat indonesia tidak pernah maju,korupsi terjadi di mana-mana tampa memikirkan masyarakat luas.intinya disini bekerjalah sesuai dengan Undang-undang yg ada dnegara kita maka semuanya pasti beres…ya..kan?

  17. gie ragazzo said,

    September 11, 2008 at 1:00 pm

    Bekerja keras itu penting tapi lebih penting lagi kalo bekerja cerdas..
    kata cerdas disini adalah berarti kecerdasan intelectual, emosial dan spiritual…
    Bangsa indonesia masih miskin dengan namanya kecerdasan….lihat saja sekolah-sekolah ssekarang ,,,anak bangsa mau maju (baca cerdas) saja di persulit…..

    Kembali lagi ke pada Top management bansa ini…..
    Tetapkan komitment (top komitment), tetapkan Visi dan Misi yg jelas,,, Define masalah bangsa ini dengan benar (optimize) tetapka secara prioritas masalah mana yang menjadi ” big Y” . ……

  18. lisda said,

    September 11, 2008 at 3:33 pm

    Indonesia…utangnya banyak, memeliharan koruptor, dapat suap dibilang rezeki, nah ….

  19. Amri said,

    October 6, 2008 at 12:59 pm

    Hidup harus Optimis,bersyukur,berfikiran maju dan jangan lupa beribadah, 1 lagi KEJUJURAN.

  20. jack said,

    October 17, 2008 at 2:25 am

    Kalau negara kita mo maju,kita harus merobah pola pikir kita sbg warga negara. Lakukan perubahan dari diri sendiri,dari hal kecil dan mulai saat ini,jangan Not Action Talk Only

  21. Numpang Lewat said,

    October 23, 2008 at 12:33 pm

    mulailah dari diri sendiri..

  22. Binsar said,

    October 25, 2008 at 7:44 am

    Indonesia sudah terbiasa dengan “mangan gak mangan sing penting ngumpul” ato “suratan takdir” ato “asal bapak senang”.
    Itu menjadi kultur kita, mahasiswa yg dulunya robohin pagar mpr skg begitu kerja ya balik lagi ke ABS krn hrs ngejar setoran nih.
    Mungkin kita bisa sekolah / kerja disana utk terpengaruh ama cara kerja mereka, tp klo udah enak disana pasti mikir2 mau balik : ntar gajinya brp ? fasilitasnya apa ? kerjaannya apa ? Gak akan sama diamrik ama di negara kita ini, krn gak ada yg mau merubah itu semua !
    Mau optimis sih boleh aja tapi jg cuman WACANA aja dong.
    Perubahan gak akan terjadi semalam tapi jg gak kan pernah terjadi klo gak ada yg memulai toh ?

  23. Abik said,

    December 7, 2008 at 9:08 am

    Oke lah kalau menurut anda itu penyebabnya.. disini saya akan mengulas sedikit tentang Amerika,,, mungkin anda pernah mendengar “Salad Bowl” ? atau “Melting Pot”?,, same meaning with Bhinneka Tunggal Ika,, mereka sangat memegang teguh prinsip tersebut. Kita lihat bahwa orang2 dr seluruh dunia ada di amerika, sedang di Indonesia, kita memelihara protection yang sangat kuat. Jika kita bayangkan, seharusnya amrik lbih susah mengatur negaranya dibanding Indonesia, mengapa bisa terjadi hal tsb. Laen yg harus kita teliti adalah apa penyebab amrik bisa menarik simpati dunia…. Super Power… tolong cari arti Salad Bowl !!! alias Pecel Madiun,,, hehe… Disamping itu, mereka punya kedewasaan yang tinggi. Terbukti ketika, John McCain dalam debate of nation, ia menyindir Obama tentang racial or ras, walau hanya dg kiasan. Spontan pengikut McCain mbokongi pemimpinnya,,, uh.. ngga’ dewasa banget sih loe!!! …… apa gunanya membeda2kan ras???
    Namun saya salut terhadap McCain pula, karena setelah ia kalah, ia menyerahkan harta politik ke Obama lalu berkata didepan public: “ Selamat Obama!! Mari kita dukung Obama memajukan Amerika”!!!, sampai saat ini apa ada pemimpin yang spt ini,,,,

  24. Abik said,

    December 7, 2008 at 9:16 am

    nie emailq: “depot4mania@ymail.com” ,, makace klo ada yg hub aQ

  25. ddnona said,

    December 9, 2008 at 7:22 am

    berkarya di Amerika menyenangkan karena apapun fasilitas untuk riset disediakan oleh pemerintah setempat bahkan dilindungi HAK CIPTANYA.
    misal. kalo kita buat surabi enak bisa dipatentkan sehingga tidak ada yang meniru. jadi kembali pada ketersediaan fasilitas pemerintah. Metode belajar di Amerika sangat bagus karena kurikulum sesuai dengan bidang pekerjaan maupun inovator. thx. ddonas

  26. ddnona said,

    December 9, 2008 at 7:24 am

    ddonasia@yahoo.co.id

  27. kabati said,

    January 13, 2009 at 8:34 am

    nah…nah…komentar ini semua menunjukkan kita belum sepakat untuk maju yaaa

  28. Anto said,

    January 19, 2009 at 9:24 pm

    menurut saya kerja itu penting tapi lebih penting lagi keluarga, ketika orang bekerja dan mengalami keberhasilan dan kesuksan berarti tanda nya kegagal dalam keluarga akan terima sebentar lagi.
    Kerja itu penting, uang itu penting tapi keluarga lebih penting lagi, iya amerika sangat hebat tapi mereka hanya motivasi untuk maju bukan sebagai pembanding, tiap orang tidak boleh membandingkan diri dengan orang lain, karena manusia diciptakan emank berbeda, jika semua sama pintar dan bekerja di kantor lalu siapa yang menjadi pemungut sampah, siapa membersihkan jalan2 jika tidak ada cleaning servis, apa kata dunia.

    Hidup itu ada, hidup berdasarkan keinginan apa kebutuhan, kadang banyak orang tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan dan tidak bisa memprioritas kan mana yang pertama harus dia lalukan.

  29. linklink said,

    February 9, 2009 at 9:46 am

    payah da ah nih donal. dosen lagi. etos kerja digital tuh ga ada kaitnnya sama etos kerja. gw sama ame lu nal. males baca, maunya yg dibaca banyak. tp gw jg cuma sepintas baca judul ni aja dah cukup. materi dan non materi lu aduk2 jadi satu ni piye tha cak. sementara yg materi di sana dah ketakutan sama ‘betapa kuatnya non materi yg dimiliki non barat dah mulai nunjukin ujudnya. lihat tuh perhitungan digital lu yg dipake wall street’ yg jd ‘petunjuk – yi, emas’ coba merak kangkangin sama trik globalisasi sekarang runtuh. kl bangsa awak ngembikmacem ginilah yg bakal ga punya ethos. ethosnya cuma numpang mumpung. betul itu nal. gw milih manggil nal – lebih indonesia nih dari pada don. afwan.

  30. wulan said,

    February 9, 2009 at 3:44 pm

    setuju sama yang dibilang kak binsar, kenapa indonesia ga maju karena kebanyakan orang kita berpikir cukup dengan apa yang telah didapatkan saat ini. selain itu, kita nyaman hidup dalam zona aman dan tidak mau keluar karena kalau mau keluar dari zona aman maka harus bekerja keras, dan itu yang tidak mau kita lakukan, kerja keras, mayoritas dari kita inginnya instant, dapat sesuatu dengan cepat tanpa harus kerja keras. saya juga belum bisa lepas dari zona aman itu.

  31. anindityo aryo saloko said,

    February 12, 2009 at 1:06 am

    dari komen2 diatas sudah jelas kalo negara ini sulit untuk maju…. ayo dong kita lihat positifnya…. kalo kalian selalu negatif mana bisa maju…

  32. Riffa said,

    February 17, 2009 at 5:19 pm

    etos kerja yang dimiliki org as memang patut ditiru, dan harus memotivasi tiap individu u/ menjadi lebih baik lagi.

  33. Anto Siahaan said,

    September 28, 2009 at 6:29 am

    Mantep…jadi kita perlu belajar seperti negara Amerika,,bagaiman cara berfikir mereka,,,sistem kenegaraan mereka,,,
    dan sikiap pemerintah yang peduli terhadap seluruh masyarakatnya.
    itu perlu kita tiru

  34. Anto Siahaan said,

    September 28, 2009 at 6:33 am

    Indonesia pasti bisa seperti negara maju lainnya..

  35. Master Zukhruf said,

    January 24, 2010 at 4:55 am

    Menurut saya, kemajuan itu dimulai dr sendiri. Semakin mluas ke msyarakat, dan tntuny etos kerja smkin tggi, krena saling bersaing dlm kemajuan msing2 individu.

  36. oty said,

    June 2, 2010 at 1:22 am

    masaa sih sperti itu,,, bkannya klo lari gax menoleh ke blakang jga bkalan buat kita lupa dunia y?

  37. Judika said,

    June 8, 2010 at 8:37 pm

    Yang membuat negara Amerika maju, yang paling mendasar, adalah kebebasan beragama. Kalau banga kita mau maju, ini yang pertama-tema kita benahin. Kedua, Amerika sedang ‘decline’. Mereka sedangmeninggalkan fondasui-fondasi yang membuat negaranya maju. Jadi, kemungkinan negara yang menyusul kemajuan bangsa Amerika adalah Cina. Semoga mereka mengikuti jejak bangsa Amerika dalam meletakkan dasar-dasar negara maju. Indonesia kapan?

Tulis Komentar