Konsep Getting Things Done (3)

Bersambung dari Konsep Getting Things Done (2)

  1. Process
    Setelah semua stuff dikumpulkan, selanjutnya kita harus memproses semua stuff itu satu per satu. Untuk setiap stuff, kita harus mengambil keputusan mengenai apa yang hendak kita lakukan mengenai hal itu dan kemudian meletakkannya di tempat yang sesuai.
    Untuk itu, pertanyaan pertama yang harus diajukan adalah: apakah ada tindakan fisik yang perlu lakukan ? Jika jawabannya tidak, maka ada tiga tempat yang mungkin, yaitu:

    • Trash: untuk hal-hal yang ternyata tidak penting, yang lebih baik langsung kita buang.
    • Someday/maybe: untuk hal-hal yang mungkin akan kita lakukan kalau ada kesempatan di masa depan. Contohnya: berlibur ke Bali.
    • Reference: untuk hal-hal yang sekedar ingin kita simpan sebagai referensi, siapa tahu di masa depan kita membutuhkannya. Contoh: informasi tentang sebuah biro perjalanan.

    Jika jawaban untuk pertanyaan pertama tadi adalah ya (yang berarti ada tindakan fisik yang perlu dilakukan), maka ada lima tempat yang mungkin, yaitu:

    • Projects: untuk hal-hal yang membutuhkan lebih dari satu tindakan fisik. Contoh: renovasi rumah, karena terdiri dari banyak tindakan fisik seperti membersihkan garasi, membeli cat, mengecat dinding, dan sebagainya.
    • Project plans: untuk hal-hal (berupa ide dan informasi) yang mendukung pelaksanaan suatu project.
    • Waiting: untuk hal-hal yang hasilnya sedang kita tunggu dari orang lain. Contoh: laporan hasil penjualan yang sedang dikerjakan orang lain.
    • Calendar: untuk hal-hal yang harus dikerjakan pada suatu waktu tertentu. Contoh: rapat pada hari Senin jam 10 pagi.
    • Next Actions: untuk tindakan fisik yang akan segera kita lakukan begitu kita mempunyai kesempatan tapi tidak terikat pada waktu tertentu. Contoh: menelpon seorang partner.

    Untuk jawaban ya ada satu tambahan aturan lagi, yaitu kalau tindakan itu bisa dilakukan dalam waktu kurang dari dua menit maka lakukanlah sekarang juga !
    Untuk jelasnya Anda bisa melihat gambar berikut:

Bersambung ke Konsep Getting Things Done (4)