Google Q&A

Muncul lagi inovasi baru dari Google: Google Q&A. Sekarang Google bisa langsung menjawab berbagai pertanyaan kita pada hasil pencarian. Tentu tidak semua pertanyaan bisa ditangani, namun pertanyaan-pertanyaan yang umum sudah dapat ditangani dengan baik.

Misal, jika kita ingin mengetahui nama ibukota Peru, maka masukkan peru capital di Google dan Google akan menjawab bahwa ibukota Peru adalah Lima. Ingin tahu siapa itu Sam Walton ? Masukkan who is sam walton di Google, dan Google akan menjawab bahwa Sam Walton adalah pendiri Wal-Mart. Ingin tahu tanggal lahir Bill Gates ? Masukkan bill gates birthdate di Google, maka Google akan menjawab bahwa tanggal lahir Bill Gates adalah 28 Oktober 1955.

Masih ada lagi. Ingin tahu jumlah bulan yang dimiliki Jupiter ? Masukkan how many moons Jupiter has di Google, maka Google akan menjawab bahwa jumlah bulan Jupiter adalah 63 !

Catatan:
Kemampuan ini hanya ada dalam Google bahasa Inggris. Karena itu dari Google bahasa Indonesia pilihlah dulu link Google.com in English.

Happy Birthday Gmail !

Ya, baru-baru ini Gmail merayakan ulang tahunnya yang pertama. Masih segar di ingatan ketika tahun lalu Gmail menjungkirbalikkan dunia penyedia email gratis. Kala itu, penyedia email gratis memberikan kapasitas yang sangat terbatas bagi penggunanya. Yahoo misalnya, hanya memberikan jatah 4 MB, dan Hotmail bahkan hanya 2 MB. Tiba-tiba Gmail masuk dan memberikan kapasitas 1000 MB ! Sangat jauh melebihi para pesaingnya dan tentu saja sangat menggegerkan.

Lalu bagaimana keadaannya sekarang ? Hotmail saat ini memberikan kapasitas 250 MB dan Yahoo belum lama ini menaikkan kapasitas lagi (untuk ketiga kalinya) menjadi 1000 MB. Apakah Gmail berdiam diri saat kapasitasnya disamai Yahoo ? Ternyata tidak. Pada hari ulang tahunnya, Gmail memberikan kado istimewa bagi para penggunanya berupa penambahan kapasitas menjadi 2054 MB !

Uniknya lagi, kapasitas itu terus bertambah. Kalau Anda masuk ke halaman utama Gmail, di situ tampak sebuah penghitung yang terus bertambah. Itu adalah angka kapasitas Gmail saat ini. Pada saat post ini ditulis angkanya telah mencapai 2062 MB.

Namun, menurut pendapat saya, kelebihan utama Gmail bukan terletak pada kapasitasnya melainkan pada interface-nya. Interface Gmail sangat intuitif dan memudahkan pengguna. Salah satu contohnya adalah pengelompokan email-email dengan subject yang sama menjadi satu thread. Saat dibuka, email-email dalam thread itu akan tampil dalam bentuk tumpukan kartu. Masih banyak lagi kelebihan lainnya, tapi saya rasa akan terlalu panjang untuk dibahas di sini. Mungkin lebih baik Anda mencobanya sendiri :-)

Jadi, sekali lagi, happy birthday Gmail !

Cara Menggunakan RSS

Dalam post sebelumnya telah dijelaskan mengenai pentingnya RSS. RSS memungkinkan kita untuk selalu up-to-date mengikuti perkembangan terbaru. Lalu, bagaimana langkah-langkah praktis untuk mulai menggunakan RSS ?

  1. Miliki dan install sebuah program RSS reader.
    Mula-mula Anda harus memiliki sebuah program RSS reader. Ada berbagai program RSS reader yang dapat dipilih, di antaranya Feedreader, RSS Bandit, dan SharpReader. Masih banyak pilihan program lainnya yang dapat dilihat di Google. Download dan install-lah program yang Anda pilih.
  2. Cari situs-situs yang menyediakan RSS feed.
    Hanya situs-situs yang menyediakan RSS feed sajalah yang dapat dibaca oleh program RSS reader. Oleh karena itu Anda perlu memastikan apakah suatu situs menyediakan RSS feed atau tidak. Situs-situs yang menyediakan RSS feed umumnya menampilkan sebuah kotak kecil bertuliskan XML atau RSS pada halaman web-nya. Contoh situs yang menyediakan RSS feed dapat dilihat di sini.
  3. Tambahkan feed dari situs tersebut ke program RSS reader.
    Dalam program RSS reader pasti tersedia menu untuk menambahkan feed baru. Pilih menu tersebut lalu masukkan alamat feed dari situs yang ingin ditambahkan. Alamat feed ini dapat diperoleh dengan mengklik kanan kotak kecil bertuliskan XML atau RSS pada situs, dan memilih menu Copy Shortcut (pada Internet Explorer) atau Copy Link Location (pada Firefox). Selanjutnya alamat tersebut tinggal di-paste ke program RSS reader.
  4. Update RSS feed yang ada.
    Untuk mendapatkan berita terbaru dari situs-situs yang sudah ditambahkan, pilihlah menu Update pada program RSS reader. Program RSS reader akan mendownload berita terbaru dari semua situs tersebut. Selain itu, program RSS reader juga dapat diset untuk melakukan update secara otomatis pada periode waktu tertentu.

Tetap Up-to-date dengan RSS

Dalam dunia yang bergerak begitu cepat sekarang ini, bagaimana caranya kita bisa tetap up-to-date ? Jawabannya adalah RSS.

RSS memungkinkan kita mendapatkan berita terbaru dari banyak sumber sekaligus dengan cara yang sangat efisien. Tanpa RSS, kalau kita ingin mendapatkan berita terbaru dari 20 situs misalnya, maka kita harus mengunjungi seluruh situs tersebut satu per satu. Kalau kita ingin mendapatkan update terbaru setiap jam, maka setiap jam kita harus mengunjungi kembali seluruh situs tersebut. Sangat merepotkan bukan ? Selain sangat merepotkan juga menyita banyak waktu.

Nah, RSS mengubah keadaan ini. Dengan menggunakan program RSS reader (atau disebut juga news aggregator), berita-berita terbaru dari seluruh situs tersebut akan di-download secara otomatis ke komputer kita dan siap untuk dibaca. Kita dapat memperoleh berita terbaru yang terus di-update tanpa perlu mengunjungi satu situs pun !

Proses update-nya pun berlangsung cepat karena umumnya yang di-download hanyalah ringkasan dari berita-berita tersebut dan tanpa disertai gambar. Dengan demikian kita bisa melihat secara sekilas seluruh berita tersebut dan hanya membaca secara lengkap berita-berita yang menarik saja. Ini akan banyak menghemat waktu kita. Selain itu, pilihan program untuk RSS reader pun sangat banyak. Kita dapat memilih program yang sesuai dengan selera dan kebutuhan kita.

Jadi, tunggu apa lagi ? Anda ingin selalu up-to-date ? Gunakanlah RSS !

Review dari Google Desktop Search 1.0

Sudah beberapa minggu ini saya menggunakan Google Desktop Search (GDS) 1.0. Hasilnya ? Memuaskan, setidaknya menurut saya.

Hal pertama yang sangat menggembirakan adalah kecepatan proses indeksnya. Setelah instalasi, komputer saya selesai diindeks seluruhnya dalam waktu kurang dari empat jam. Sangat menggembirakan dibandingkan pengalaman saya sebelumnya dengan Copernic ! Dan seperti dijanjikan, sekarang file PDF benar-benar dapat diindeks dan di-search.

Yang kedua, hasil pencarian email langsung dikelompokkan dalam bentuk thread. Jadi kalau kita menemukan suatu keyword dalam sebuah email, dengan mudah kita akan bisa melihat dan membaca seluruh email dalam thread yang sama. Tidak perlu lagi repot-repot mencari dan memilah satu demi satu. Bahkan Outlook pun tidak mempunyai pengelompokan berdasarkan thread seperti ini !

Yang ketiga, GDS 1.0 memiliki dukungan terhadap plugin. Jadi fasilitas GDS dapat terus dikembangkan dengan menambahkan plugin baru. Contohnya, GDS sebenarnya tidak mendukung format CHM, namun kita dapat menambahkan plugin sehingga GDS mendukung format ini. Saya mencoba menginstall plugin untuk format CHM tersebut. Instalasinya mudah dan cepat, dan setelah diinstall, proses pengindeksan file CHM langsung berjalan dan selesai dalam beberapa menit.

Tentu kekurangan GDS juga ada. Untuk file PDF yang berukuran besar (file PDF dari e-book misalnya), GDS tampaknya tidak mengindeks seluruh isi file, namun hanya bagian-bagian tertentu yang dianggap penting. Karena itu bisa jadi keyword yang kita masukkan tidak ditemukan meskipun sebenarnya ada dalam file PDF tersebut. Mungkin inilah sebabnya pengindeksan pada GDS jauh lebih cepat daripada Copernic. Saya sih masih bisa menerima, karena bagi saya lebih baik begitu daripada menunggu 10 jam lebih hanya untuk mengindeks satu file PDF ! Tapi setiap orang tentu memiliki pendapatnya sendiri-sendiri.

Secara keseluruhan, seperti saya katakan di atas, hasilnya memuaskan. Sekarang tunggu saja munculnya plugin-plugin baru untuk GDS !

Nasihat Terbaik

Saya sebelumnya tidak pernah membaca majalah Fortune, tapi judul dari edisi terakhir sangat menarik bagi saya: The Best Advice I Ever Got. Karena itu saya memutuskan untuk membelinya.

Dalam edisi tersebut, Fortune menanyai sejumlah tokoh mengenai nasihat terbaik yang pernah mereka peroleh. Banyak tokoh ternama yang dimintai pendapatnya oleh Fortune, di antaranya Warren Buffet, Jack Welch dan Peter Drucker.

Ternyata nasihat-nasihat yang mereka ungkapkan memang luar biasa ! Berikut ini beberapa nasihat favorit saya :

You’ re right not because others agree with you, but because your facts are right. (Warren Buffet)

Be yourself. (Jack Welch)

Don’t listen to the naysayers. (Sallie Krawcheck)

Don’t limit yourself with past expectations. (Vivek Paul)

All you really own are ideas and the confidence to write them down. (Brian Grazer)

The real discipline comes in saying no to the wrong opportunities. (Jim Collins)

Get good – or get out. (Peter Drucker)

Surround yourself with people of integrity, and get out of their way. (Hector Ruiz)

If you love something, the money will come. (Donny Deutsch)

You can learn from anyone. (Clayton Christensen)

Do what you love. (Ted Koppel)

Daftar Buku

Salah satu hobi saya adalah membaca. Karena itu, saya memiliki banyak buku. Tapi sayangnya selama ini buku-buku tersebut tidak pernah dikelola dengan baik. Memang sebagian besar saya taruh dalam lemari, tapi banyak juga yang kececeran ke sana ke mari, belum lagi yang dipinjam orang-orang. Yang di dalam lemari pun tidak tertata dengan baik. Padahal buat saya buku-buku tersebut sangat berharga, karena – kata orang – buku merupakan sumber ilmu. Bukan begitu ?

Nah, kemarin saya mulai berpikir bagaimana caranya saya bisa memanfaatkan gudang ilmu ini dengan optimal. Kan sayang kalau saya punya begitu banyak buku tapi tidak bisa didayagunakan secara optimal.

Akhirnya saya memutuskan untuk mendaftar buku-buku saya dalam sebuah spreadsheet. Untuk setiap buku, saya mencatat judul, pengarang, tahun, dan bidangnya. Tujuannya adalah supaya gampang mencari buku yang tepat kalau saya membutuhkan sesuatu. Nah, pada saat saya mulai mendaftar buku-buku itu, ternyata ada sesuatu yang mengejutkan: ada cukup banyak buku yang saya sudah lupa bahwa saya memilikinya ! Padahal buku-buku itu sangat menarik. Aneh bukan ? Buku-buku itu ada dalam lemari saya, tapi saya sudah lupa akan keberadaannya.

Dari kejadian ini saya menemukan manfaat kedua dari daftar buku: saya bisa dengan mudah dan cepat melihat judul-judul buku yang saya miliki, sehingga tidak ada lagi yang kelewatan ! Dengan begitu saya bisa memanfaatkan gudang ilmu ini dengan jauh lebih baik.

Instant Messaging

Ya, saya sedang mulai suka dengan yang namanya instant messaging. Sebenarnya saya sudah tahu tentang instant messaging sejak lama, tapi terus terang saja, saya baru mulai menggunakannya sejak kemarin !

Cukup memalukan memang, karena sebagai orang yang berkecimpung di bidang IT saya kan seharusnya sudah akrab dengan teknologi populer semacam itu. Tapi alasan saya sebenarnya cukup masuk akal sih. Selama ini saya pikir instant messaging diblok di Internet kantor, karena itulah saya tidak pernah terpikir menggunakannya. Belakangan baru saya tahu bahwa instant messaging ternyata tidak diblok. Malahan sebaliknya, banyak orang di sekitar saya yang sedang demam menggunakannya !

Namanya saja demam, akhirnya saya pun ketularan. Karenanya mulai kemarin saya sudah menginstall dan mencicipi Yahoo Messenger. Ternyata asyik juga ya :)

Rindu Coding

Iya nih, benar … saya sedang rindu coding ! Mungkin agak aneh kedengarannya, tapi pada dasarnya saya memang orang yang senang coding. Dan gawatnya … saya merasa sudah lama tidak coding, padahal di kampus saya adalah pengajar pemrograman. Sudah begitu lama pengalaman pemrograman saya hanyalah mengutak-utik program-program super kecil untuk keperluan kuliah.

Kalau diingat-ingat, program besar saya yang terakhir adalah program yang saya buat untuk tesis (yang berakhir kurang menggembirakan), yaitu program pengenalan wajah yang ditulis dengan Matlab. Tapi … sebenarnya bukan ini coding yang saya maksud.

Terus, seperti apa dong coding yang dimaksud ?

Coding for fun. Yap, membuat aplikasi yang cukup besar dan menarik sekedar untuk bersenang-senang. Tentu saja aplikasi tersebut juga harus berguna, itu termasuk bagian dari kesenangan.

Saya ingat dulu waktu SMA saya sering buat program-program game sekedar untuk bersenang-senang. Dan ya … memang asyik sekali. Jadi terasa serunya coding. Coding for fun.

Nah, saya ingin kembali ke masa-masa itu lagi. Tapi kali ini tampaknya saya tidak akan bikin program game lagi. Sebagai gantinya, saya lebih tertarik mengembangkan program-program untuk digital lifestyle, yaitu program-program untuk meningkatkan produktivitas. Tentunya saya ingin belajar mengembangkan program-program tersebut dengan cara yang benar, tidak awut-awutan seperti dulu.

Terus, mau bikin program apa dong ? Nah, ini juga yang sedang saya pikirkan :)

Google Desktop Search Merilis Versi 1.0

Ada kabar baik buat kita semua: Google Desktop Search (GDS) akhirnya tidak lagi beta dan sudah merilis versi 1.0 ! Setelah lima bulan (mulai Oktober 2004), akhirnya keluar juga versi baru GDS yang sudah sangat ditunggu-tunggu.

Dan Google tampaknya – seperti kata mereka sendiri – telah benar-benar mendengarkan keinginan para pengguna. Well, setidaknya keinginan saya yang terbesar akhirnya terjawab sekarang: GDS 1.0 sudah bisa mengindeks file PDF ! Wow. Dan hal ini masih ditambah lagi dengan kemampuan untuk mengindeks file citra, musik, dan video.

Yang lebih menggembirakan lagi, sekarang GDS mendukung penuh browser Mozilla Firefox dan mail client Mozilla Thunderbird. Sebagai pengguna Firefox, tentu saja saya sangat bersyukur dengan kemampuan ini. Dan soal Thunderbird … ya, sebenarnya saya sudah lama ingin mencoba Thunderbird, tapi sampai sekarang saya masih memakai Outlook. Kenapa ? Karena tadinya hanya Outlook yang bisa diindeks oleh GDS ! Wah, benar-benar pucuk dicinta ulam tiba ! Dengan kemampuan baru ini sepertinya saya sudah tidak ada yang menghalangi saya untuk mencoba Thunderbird :)

Saya baru saja mendownload GDS 1.0 dan rencananya akan segera saya pasang. Dan … saya sudah tidak sabar untuk menuliskan pengalaman saya dengan GDS 1.0 !