Mengapa Harus yang Terbaik ? (1)

Sebuah artikel yang ditulis oleh Joel Spolsky menjelaskan dengan baik sekali apa yang telah ditulis dalam post Perburuan Talenta, yaitu mengapa perusahaan-perusahaan modern sangat haus akan talenta terbaik. Mengapa harus yang terbaik ? Mengapa tidak cukup dengan yang biasa-biasa saja ? Padahal tentu saja perusahaan harus membayar mahal untuk talenta terbaik. Jumlah uang yang sama mungkin bisa dipakai untuk mendapatkan beberapa orang ‘kelas menengah’.

Ada dua alasan yang dikemukakan Joel Spolsky dalam artikelnya. Alasan yang pertama adalah talenta terbaik jauh lebih produktif. Artinya, talenta terbaik bisa menyelesaikan pekerjaan yang sama dalam waktu yang jauh lebih singkat. Atau bila dibalik, dalam waktu yang sama talenta terbaik bisa menyelesaikan pekerjaan jauh lebih banyak.

Dalam uji coba yang dilakukan di sebuah kelas pemrograman komputer misalnya, produktivitas dari siswa terbaik adalah sekitar tiga kali lipat dari siswa papan tengah, dan sepuluh kali lipat dari siswa papan bawah. Perbedaan yang sangat mencolok bukan ? Karena itulah perusahaan modern haus akan talenta terbaik. Meskipun bayarannya lebih mahal, namun produktivitasnya berkali-kali lipat lebih tinggi sehingga perusahaan malah diuntungkan. Sebagai contoh, anggap saja talenta terbaik dibayar dua kali lipat lebih mahal. Namun demikian, karena produktivitasnya sepuluh kali lipat lebih tinggi, maka investasi perusahaan justru lima kali lipat lebih efektif !

Bersambung ke Mengapa Harus yang Terbaik ? (2)