Harta E-Book

Saya memiliki sangat banyak e-book, mungkin lebih dari 1000 buah, yang umumnya dalam format PDF atau CHM. Belakangan ini saya mulai menyadari bahwa kumpulan e-book tersebut merupakan harta yang sangat berharga. Mengapa ? Karena di dalamnya terkandung pengetahuan yang luar biasa. Setiap e-book tersebut merupakan satu buku utuh, dan yang namanya buku pasti sangat sarat dengan pengetahuan. Masalahnya, berbeda dengan buku biasa, saya sangat kurang memanfaatkan koleksi ini. Situasinya seperti saya memiliki suatu harta yang sangat berharga namun dibiarkan tergeletak begitu saja. Menyedihkan bukan ?

Nah, lalu mengapa bisa terjadi seperti itu ? Berikut ini beberapa alasannya untuk kasus saya:

  1. E-book mudah diperoleh sehingga kurang dihargai
    Seringkali e-book tersebut bisa diperoleh dengan gratis. Bandingkan dengan buku biasa di mana kita harus keluar uang untuk membelinya. Dengan sendirinya kita akan lebih menghargai buku biasa itu dan kurang menghargai e-book.
  2. Tidak ada asosiasi makna untuk buku tersebut
    Ini merupakan alasan yang penting. Kalau kita membeli buku biasa, sebelumnya kita pasti telah membuat asosiasi makna untuk buku itu. Apa yang dimaksud dengan asosiasi makna ? Yaitu kesan khusus di dalam pikiran kita tentang buku tersebut. Sebelum membeli buku kita tentu telah membuat pertimbangan-pertimbangan, misalnya dengan membaca keterangan di sampul bagian belakang, mendengar rekomendasi teman, dan lain-lain. Semua ini memberikan makna untuk buku itu di dalam pikiran kita. Lain kali kalau kita menjumpai topik yang sesuai, pikiran kita akan langsung tertuju ke buku itu. Untuk e-book, hal ini seringkali tidak ada. Saat kita menjumpai topik yang sesuai pun, pikiran kita tidak tertuju ke e-book itu. Mengapa ? Karena tidak ada asosiasi makna. Akibatnya, e-book tersebut akan selalu tergeletak begitu saja.
  3. Tidak nyaman membaca di layar komputer
    Saya rasa sebagian besar rekan-rekan pasti setuju dengan alasan ini, dan mungkin inilah kekurangan utama dari e-book. Kalau membaca sedikit-sedikit di layar komputer sih tidak masalah, seperti misalnya membaca e-mail atau halaman web. Tapi kalau membaca satu buku utuh ? Kurang nyaman rasanya. Jauh lebih nyaman membaca dalam bentuk buku biasa. Bahkan tidak perlu sampai satu buku utuh, beberapa puluh halaman pun sudah lebih nyaman dibaca dalam bentuk tercetak.

Semua alasan inilah yang menyebabkan saya sangat kurang memanfaatkan koleksi e-book saya. Saya masih sendiri mencari cara untuk mengatasinya. Sungguh sayang kan, kalau harta pengetahuan yang begitu besar dibiarkan tergeletak begitu saja ?
   

One thought on “Harta E-Book”

Comments are closed.