Ulang Tahun Emas Bill Gates

Hari ini (28 Oktober 2005) merupakan ulang tahun Bill Gates yang ke-50 (ulang tahun emas !). Berdekatan memang dengan ulang tahun Microsoft yang saya tulis beberapa hari yang lalu. Sebenarnya saya tidak ingin sering-sering menulis tentang ulang tahun, tapi berhubung ini ulang tahun emas, saya jadi tertarik menuliskannya.

Pada usia 50 tahun ini, Bill Gates sudah menjadi orang terkaya di dunia selama sebelas tahun (!) berturut-turut. Ini berarti dia sudah menjadi orang terkaya di dunia sejak umur 39 tahun ! Wow ! Dan itu dengan perusahaan yang dibangunnya sendiri dari nol, bukan dengan perusahaan warisan orang tua atau dengan memanfaatkan kekayaan alam negaranya (seperti yang dialami orang-orang Arab Saudi). Mengagumkan memang. Semua ini merupakan buah kerja kerasnya sejak mendirikan Microsoft pada usia 19 tahun.

Terus terang, bagi saya satu hal yang paling mengagumkan dari Bill Gates adalah sifatnya yang sangat visioner. Microsoft yang sekarang ini sebenarnya merupakan buah dari visinya saat mendirikan Microsoft tahun 1975 yaitu “satu komputer di setiap rumah dan di setiap meja”. Mungkin hal ini kedengaran biasa sekarang, tapi pada tahun 1975 hal ini seperti mimpi di siang bolong ! Bayangkan saja, waktu itu yang bisa memiliki komputer hanyalah perusahaan-perusahaan, mana mungkin bisa ada “satu komputer di setiap rumah dan di setiap meja” ? Tapi berdasarkan visi itulah Microsoft didirikan. Bill Gates menganggap bahwa di masa depan komputer akan begitu murah dan mudah diperoleh, sehingga faktor yang paling menentukan adalah software-nya. Dan berdasarkan keyakinan inilah Microsoft memulai usahanya. Ternyata visi itu memang terbukti benar sekarang !

Sampai sekarang pun Bill Gates tetap seorang yang visioner dan sangat visioner. Microsoft beruntung memiliki pemimpin yang visioner seperti Bill Gates. Mengapa ? Sebab industri high-tech adalah industri yang bergerak sangat cepat dan tidak kenal ampun. Kalah bergerak sedikit saja akan langsung terlibas dari arena permainan. Tak terhitung banyaknya perusahaan yang sudah mengalami hal ini (sekedar contoh: Lotus dan WordPerfect). Alasan utama Microsoft bisa tetap berada di atas adalah karena pemimpinnya seorang yang sangat visioner sehingga bisa melihat jauh ke depan.

Saya tidak sembarangan menarik kesimpulan ini. Dalam buku Business @ the Speed of Thought, Bill Gates sendiri mengatakan bahwa dia memiliki think week atau minggu berpikir sebanyak dua kali setahun. Selama think week itu, dia tidak masuk kantor dan mengasingkan diri seminggu penuh untuk memikirkan arah perusahaan di masa depan. Dari “masa pertapaan” inilah muncul visi-visi baru yang membuat Microsoft terus melaju dengan kencang menuju masa depan.

Well, Bill Gates memang tokoh yang luar biasa. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari dia. Akhir kata, happy birthday Bill Gates !

Teknologi Mengurangi Produktivitas ?

Beberapa waktu yang lalu ada artikel menarik di News.com. Di situ dikatakan bahwa sekarang kita sudah begitu terhubung satu sama lain sehingga produktivitas kita justru menurun karenanya. Wah, menurun ? Nggak salah nih ?

Coba bayangkan, sekarang begitu mudahnya kita bisa berkomunikasi satu sama lain. Teknologi seperti email dan terlebih instant messaging membuat kita dapat berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja. Nah, masalahnya, teknologi seperti ini sering membuat orang tersela saat melakukan pekerjaannya. Baru bekerja sebentar, ada pesan instant messaging yang masuk. Bekerja sebentar lagi, ada email yang masuk. Bekerja sebentar lagi, pesan instant messaging lainnya masuk. Pekerjaan jadi sering tersela. Padahal menurut penelitian, sekali orang tersela dari pekerjaannya butuh waktu cukup lama untuk bisa kembali berkonsentrasi ke pekerjaan tersebut. Akibatnya, produktivitas malah menurun akibat terlalu banyaknya interupsi.

Terus terang, saya sendiri pernah mengalami hal ini. Saat sedang berkonsentrasi mengerjakan sesuatu, tiba-tiba ada pesan instant messaging yang masuk. Ya, akibatnya konsentrasi jadi buyar. Kalau pekerjaan yang dilakukan tidak butuh konsentrasi penuh sih tidak apa-apa. Tapi kalau membutuhkan konsentrasi penuh, hal seperti ini sangat mengganggu. Karena itulah saat ini saya hanya menggunakan instant messaging pada waktu-waktu tertentu. Begitu juga, dulu saya menggunakan Gmail Notifier untuk memberitahu kalau ada pesan email yang masuk. Sekarang saya tidak menggunakannya lagi. Mengapa ? Karena setiap beberapa menit ada email yang masuk, dan membacanya berarti membuat pekerjaan saya terhenti dan butuh waktu lama untuk mengembalikan konsentrasi. Sekarang saya hanya membaca email sekali atau dua kali sehari.

Bagaimana pendapat Anda ?

RSS Reader Online

Dalam post Cara Menggunakan RSS telah dibahas cara membaca RSS dengan program RSS reader. Intinya kita harus menginstall sebuah program RSS reader yang berfungsi mengumpulkan item-item berita langganan kita secara periodik.

Nah, tahukah Anda bahwa kita sebenarnya juga dapat membaca RSS tanpa perlu menginstall program apa pun ? Bagaimana caranya ? Yaitu dengan menggunakan RSS reader online yang berbentuk situs web di Internet. Dengan cara ini, satu-satunya program yang kita butuhkan adalah browser seperti Internet Explorer atau Firefox yang pasti ada di setiap komputer.

Ada berbagai RSS reader online yang tersedia. Yang terkenal adalah Bloglines, Newsgator, dan – yang baru saja muncul – Google Reader. Setahu saya, Bloglines merupakan RSS reader online yang paling populer.

Untuk menggunakan RSS reader online, pertama-tama kita harus melakukan registrasi di situs web-nya. Setelah itu kita dapat mulai menambahkan daftar RSS feed langganan kita. Selanjutnya item-item berita terbaru akan secara otomatis diambil dan dapat kita baca dengan masuk ke situs web RSS reader online yang bersangkutan.

Apa kelebihan RSS reader online ? Yang pertama, kita tidak perlu repot menginstall program apapun. Satu-satunya program yang dibutuhkan adalah browser yang sudah pasti tersedia. Dan yang kedua, kita bisa membaca RSS dari komputer mana pun tanpa terikat pada salah satu komputer. Ini berarti kita bisa memiliki mobilitas yang tinggi dan tetap up-to-date !

Happy Birthday Microsoft !

Hari-hari ini merupakan ulang tahun Microsoft yang ke-30. Hebat bukan ? Perusahaan yang didirikan pada tahun 1975 oleh dua orang “anak kecil” (Bill Gates masih berusia 19 tahun dan Paul Allen masih berusia 22 tahun saat itu) sekarang sudah menjadi raksasa dunia yang menguasai software. Pada tahun 1975 pendapatan Microsoft adalah $100.000 dan pada tahun 2005 ini pendapatan Microsoft adalah$ 30 milyar ! Wow !

Untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-30, Microsoft membuat halaman khusus di situsnya yang berjudul Microsoft – Going Beyond. Halaman ini sangat interaktif dan menarik. Ada bagian bernama Going Beyond Timeline di mana kita bisa melihat kilasan perjalanan Microsoft selama 30 tahun ini. Ada juga bagian bernama Microsoft@50 Predictions yang berisi pendapat orang-orang Microsoft tentang apa yang akan terjadi 20 tahun lagi saat Microsoft berumur 50 tahun. Menarik sekali apa yang ditulis di situ ! Intinya adalah 20 tahun lagi dunia komputer akan jauh lebih maju dari sekarang sehingga jaman sekarang terasa sama kunonya dengan jaman DOS. Komputer akan ada di mana-mana dan berinteraksi dengan cara-cara yang baru.

Bagian lainnya adalah 30th Birthday Cards yang memungkinkan kita mengirimkan kartu ucapan ke teman-teman kita untuk merayakan ulang tahun Microsoft. Di bagian ini kita bisa memilih jenis kartu yang diinginkan dan hendak dikirimkan ke siapa.

Bagian terakhir, yang merupakan favorit saya, adalah Pop-Up Trivia. Di bagian ini kita akan disuguhi 50 pertanyaan tentang sejarah Microsoft. Di samping pertanyaan-pertanyaan umum tentang sejarah Microsoft, ada juga berbagai pertanyaan unik seperti:

  • Berapa usia karyawan Microsoft yang tertua ?
  • Berapa banyak mobil yang disewa Microsoft setiap harinya di Seattle ?
  • Berapa kaleng soda yang diminum karyawan Microsoft selama ini ?
  • Apa jenis makanan yang paling laris di kantin Microsoft ?

Unik bukan ? Terus terang saya sendiri hanya mampu menjawab benar 31 dari 50 pertanyaan. Bagaimana dengan Anda ?

Tool untuk Peta Pikiran

Menyambung post Peta Pikiran, bagaimana cara membuat peta pikiran ? Tool apa yang sebaiknya digunakan ? Ada bermacam-macam tool yang tersedia untuk membuat peta pikiran. Yang paling sederhana tentu dengan menggambar sendiri dengan tangan. Sebenarnya justru cara inilah yang dipakai oleh sang penemu peta pikiran yaitu Tony Buzan. Anda dapat melihat langkah-langkah pembuatan peta pikiran menurut Tony Buzan beserta contohnya di sini.

Meskipun begitu, tentu akan lebih nyaman kalau kita menggunakan tool dalam bentuk software. Mengapa ? Sebab peta pikiran yang disimpan dalam bentuk digital akan lebih mudah untuk disimpan, dicari, dan dikelola (lihat post Pencarian Non-Digital).

Tool software untuk membuat peta pikiran (disebut juga mind-mapping software) ada yang bersifat komersial dan non-komersial. Tool komersial yang tersedia ada bermacam-macam seperti MindManager, Visual Mind, dan MindGenius. Yang paling terkenal adalah MindManager yang bisa dibilang merupakan market leader untuk mind-mapping software. Sedangkan tool non-komersial contohnya adalah FreeMind dan ThinkGraph. Yang paling terkenal adalah FreeMind yang berkualitas tinggi namun dapat digunakan secara gratis.

Lalu, tool mana yang sebaiknya digunakan ? Tergantung kebutuhan Anda.Kalau Anda membutuhkan tool yang paling canggih maka Anda dapat menggunakan MindManager. Tool ini memiliki integrasi yang sangat baik dengan Microsoft Office. Artinya peta pikiran yang dibuat oleh MindManager dapat dengan mudah digabungkan dengan dokumen-dokumen Microsoft Office. Selain itu masih banyak fitur lain yang dimiliki oleh MindManager, seperti brainstorming (curah ide) yang memungkinkan kita untuk langsung menuliskan ide apa saja yang terlintas dan kemudian menyusunnya dalam bentuk peta pikiran.

Sayangnya, harga MindManager sangat mahal, yaitu USD 349 (sekitar 3,5 juta rupiah). Memang, software ini bisa di-crack, namun saat ini saya berusaha untuk sedapat mungkin tidak tergantung pada software bajakan. Mengapa ? Karena saya tidak ingin sudah terlanjur keenakan lalu sulit lepas padahal tidak mampu membeli aslinya ! :)

Oleh sebab itu, saya pribadi memilih menggunakan FreeMind. Menurut saya tool ini bagus dan sudah memenuhi semua kebutuhan saya. Dengan FreeMind kita bisa membuat peta pikiran yang kompleks dengan fitur-fitur seperti warna, prioritas, link ke dokumen, dan lain sebagainya. Di samping itu, peta pikiran dalam FreeMind disimpan dalam format XML sehingga mudah untuk dipindahkan ke program mind-mapping lain bila perlu. Dan terakhir, FreeMind tersedia untuk banyak sistem operasi (Windows, Linux, dan Macintosh) sehingga kita dapat bergerak dengan bebas.

Peta Pikiran

Saat ini saya sedang tertarik untuk belajar menggunakan peta pikiran (mind map). Mengapa ? Sebab, peta pikiran adalah alat yang sangat membantu saya untuk:

  1. Memahami suatu konsep, dan
  2. Mengembangkan suatu ide

Mengapa bisa begitu ? Sebelum menjawab pertanyaan ini, saya ingin menjelaskan lebih dulu seperti apakah peta pikiran itu.

Peta pikiran adalah sebuah diagram yang terdiri dari sebuah ide utama di tengah yang selanjutnya bercabang ke ide-ide anaknya. Setiap ide anak ini bisa bercabang lagi menjadi ide-ide yang lebih kecil dan demikian seterusnya. Sederhana bukan ? Tidak ada aturan penggambaran yang rumit. Hanya diagram sederhana yang menggambarkan suatu konsep secara bertingkat mulai dari ide utama sampai ke ide-ide yang lebih kecil.

Agar lebih jelas, berikut ini saya berikan contoh peta pikiran yang saya buat untuk post Tool untuk Blogging:

Peta pikiran dari post Tool untuk Blogging

Seperti Anda lihat, peta pikiran ini memiliki ide utama Tool untuk Blogging yang memiliki tiga ide anak yaitu blog publishing, blog client dan utilities. Blog publishing selanjutnya memiliki dua ide anak lagi yaitu siap pakai dan hosting sendiri. Konteks seluruh ide dalam post Tool untuk Blogging bisa dengan mudah dilihat dalam peta pikiran tersebut.

Kembali ke pertanyaan di atas, mengapa peta pikiran bisa membantu kita untuk memahami suatu konsep atau mengembangkan suatu ide ? Jawabannya adalah karena peta pikiran bekerja dengan cara yang sama seperti cara otak bekerja !

Saat otak menerima suatu informasi, ia akan berusaha menghubungkannya dengan informasi lain yang sudah ada sebelumnya. Setiap hubungan ini akan menciptakan koneksi baru di dalam otak. Itulah sebabnya kita lebih mudah mempelajari ilmu di bidang yang akrab bagi kita daripada di bidang yang asing bagi kita. Otak dapat lebih mudah dan lebih cepat menciptakan koneksi untuk ilmu yang sudah akrab bagi kita.

Dalam peta pikiran, kita dapat melihat hubungan antara satu ide dengan ide lainnya dengan tetap memahami konteksnya. Ini sangat memudahkan otak untuk memahami dan menyerap suatu informasi. Mengapa ? Karena cara kerjanya mirip dengan cara kerja koneksi di dalam otak. Di samping itu, peta pikiran juga memudahkan kita untuk mengembangkan ide karena kita bisa mulai dengan suatu ide utama dan kemudian menggunakan koneksi-koneksi di otak kita untuk memecahnya menjadi ide-ide yang lebih rinci.

Singkatnya, saya yakin peta pikiran akan banyak meningkatkan produktivitas kita !

Tool untuk Blogging (4)

Bersambung dari Tool untuk Blogging (3)

Kelompok utilities pertama, yaitu statistik, berfungsi untuk mengetahui statistik lalu lintas dari blog kita. Asyik kan, kalau kita bisa mengetahui siapa saja yang mengunjungi blog kita dan dari mana mereka berasal ? Kelompok utility statistik inilah yang akan menjawabnya. Ada banyak utility dalam kelompok ini, tapi yang terbaik menurut saya adalah SiteMeter. Mengapa ? Karena SiteMeter menyediakan informasi yang paling lengkap dibandingkan dengan yang lainnya.

Kelompok kedua, yaitu RSS, berfungsi untuk mengolah RSS dari blog kita sehingga mudah digunakan oleh pengunjung. Utility di kelompok ini memungkinkan program RSS reader manapun bisa membaca RSS dari blog kita. Akibatnya, lebih banyak orang yang akan berlangganan RSS dari blog kita. Di samping itu, utility ini juga membantu kita untuk memonitor jumlah pelanggan RSS beserta profil mereka setiap saat. Utility yang paling terkenal dalam kelompok ini adalah FeedBurner.

Kelompok ketiga, yaitu shoutbox, berfungsi menampilkan kotak dialog bagi pengunjung untuk saling berinteraksi. Berbeda dengan komentar, shoutbox tidak terikat dengan salah satu post. Jadi kita bisa berinteraksi tentang topik apa saja di sini ! Menariknya lagi, banyak shoutbox yang dilengkapi dengan fasilitas emoticon sehingga suasananya mirip dengan sebuah chat room. Untuk kelompok ini, utility yang bagus adalah ShoutMix.

Kelompok terakhir, yaitu komentar / trackback, diperuntukkan bagi para blogger yang tidak puas dengan fitur komentar yang telah tersedia. Mereka menginginkan fitur komentar yang lebih intuitif dan lebih mudah digunakan. Di samping itu, mungkin mereka juga menginginkan fitur lain mirip komentar yang disebut trackback. Apa itu trackback ? Trackback adalah link balik ke post seseorang yang memiliki link ke post di blog kita. Hmm, membingungkan ya ? Well, trackback sebenarnya mirip dengan komentar, hanya saja dalam komentar orang menulis opininya di blog kita, sedangkan dalam trackback orang menulis opininya di blognya sendiri. Menarik bukan ? Contoh utility yang terkenal untuk kelompok ini adalah Haloscan.

Begitulah empat kelompok utilities untuk blogging. Cukup banyak memang, namun kita tentu tidak harus menggunakan semuanya. Saya sendiri misalnya, hanya menggunakan utility untuk statistik (SiteMeter) dan penanganan RSS (FeedBurner).

Ya, demikianlah ulasan tool-tool untuk blogging. Sejujurnya, inilah seri post terpanjang yang pernah saya tulis ! :) Dengan semua tool ini, baik di kategori blog publishing, blog client, maupun utilities, saya yakin kegiatan blogging kita akan menjadi lebih efisien dan menyenangkan. Bagaimana menurut Anda ? Mungkin ada tool yang terlewat dan bisa Anda tambahkan ?

Tool untuk Blogging (3)

Bersambung dari Tool untuk Blogging (2)

Kategori kedua dari tool untuk blogging adalah blog client. Apa itu blog client ? Blog client adalah program untuk blogging yang diinstall langsung di komputer kita. Dengan tool ini, kita bisa menangani semua blog kita tanpa perlu membuka browser sama sekali ! Setiap saat kita bisa menulis post baru tanpa perlu terkoneksi ke Internet, dan begitu terkoneksi ke Internet kita bisa mempublikasikan post itu dengan satu kali penekanan tombol. Menarik bukan ? Di samping itu, dengan tool ini kita bisa meng-upload file dan mengubah layout dari blog. Singkatnya, blogging all-in-one !

Manfaat blog client akan paling terasa kalau kita mempunyai banyak blog (dan jangan salah, banyak blogger mempunyai lebih dari satu blog !). Dengan blog client kita bisa menangani semua blog itu sekaligus di satu tempat. Tidak perlu lagi membuka browser lalu pergi ke berbagai situs. Akibatnya, kegiatan blogging menjadi jauh lebih efisien.

Ada dua blog client yang populer, yaitu BlogJet (komersial) dan w.bloggar (non-komersial). Saya sendiri biasa menggunakan w.bloggar. Belakangan ini semua post saya sudah ditulis dengan w.bloggar.

Setelah blog publishing dan blog client, kategori ketiga dari tool untuk blogging adalah utilities. Utilities ini berfungsi melengkapi blog kita dengan berbagai fitur tambahan. Ada bermacam-macam utilities yang tersedia yang saya bagi dalam beberapa kelompok, yaitu statistik, RSS, shoutbox, dan komentar / trackback.

Bersambung ke Tool untuk Blogging (4)

Tool untuk Blogging (2)

Bersambung dari Tool untuk Blogging (1)

Sayangnya, layanan siap pakai ini memiliki berbagai keterbatasan. Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa kita lakukan, misalnya memiliki domain sendiri (dalam bentuk seperti http://www.blogku.com) , memiliki alamat email sendiri (seperti [email protected]), membuat halaman statik (seperti halaman Tentang Gaya Hidup Digital di blog ini), dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi berbagai keterbatasan ini kita harus memakai pilihan kedua, yaitu blog publishing di mana kita menyediakan hosting sendiri.

Untuk menggunakan pilihan kedua ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membeli domain dan hosting di tempat-tempat seperti Singcat, IndoSite atau Network Solutions. Yang dimaksud dengan domain adalah alamat Internet seperti http://www.blogku.com, dan yang dimaksud dengan hosting adalah tempat (space) di server Internet yang dapat kita gunakan.

Langkah berikutnya adalah menginstall software blog publishing seperti WordPress atau Movable Type di hosting kita. WordPress bersifat gratis dan open source, sedangkan Movable Type bersifat komersial. Mana yang lebih baik ? Ya …bisa ada perdebatan panjang tentang hal ini. Tapi saya sendiri memakai WordPress. Mengapa WordPress ? Jawabannya bisa Anda lihat di post Mengapa Pindah ke WordPress ?.

Memang, pilihan kedua ini cukup merepotkan karena menuntut pengetahuan teknis dari kita. Meskipun begitu, blog-blog profesional umumnya menggunakan cara ini. Dalam daftar 100 blog top dunia misalnya, hampir semuanya menggunakan blog publishing dengan hosting sendiri.

Bersambung ke Tool untuk Blogging (3)

Tool untuk Blogging (1)

Blog memang merupakan trend yang sedang naik daun. Bayangkan saja, saat ini setiap hari muncul sekitar 80.000 blog baru ! Berbeda dengan jaman dulu di mana hanya orang-orang tertentu yang bisa menyuarakan pikirannya ke seluruh dunia, sekarang setiap orang bisa menyuarakan pikirannya sendiri-sendiri untuk didengar oleh seluruh dunia. Inilah keajaiban jaman Internet !

Tentu saja, untuk membuat dan menangani blog dibutuhkan berbagai tool. Tool-tool untuk blogging ini bisa dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu blog publishing, blog client, dan utilities. Blog publishing digunakan untuk membuat dan menangani situs web kita di Internet, blog client digunakan untuk menangani blog kita di satu tempat tanpa perlu membuka browser, dan utilities digunakan untuk melengkapi blog kita dengan fitur-fitur tambahan.

Untuk kategori pertama, yaitu blog publishing, ada dua pilihan yang tersedia. Pilihan pertama adalah menggunakan blog publishing yang sudah siap pakai, dan pilihan kedua adalah menggunakan blog publishing yang meminta kita menyediakan hosting sendiri.

Yang paling mudah tentu saja menggunakan blog publishing yang sudah siap pakai. Dengan cara ini kita bisa langsung membuat blog tanpa perlu pusing dengan hal-hal berbau teknis. Contoh layanan siap pakai yang paling terkenal adalah Blogger di mana kita bisa membuat blog baru hanya dalam tiga langkah. Fasilitas yang disediakan pun terbilang cukup lengkap. Dan yang paling menggembirakan, semuanya ini gratis !

Layanan blog siap pakai seperti Blogger inilah yang membuat blog benar-benar menjadi trend. Mengapa ? Karena setiap orang bisa membuat blog-nya sendiri dengan cepat, mudah, dan gratis. Contoh layanan siap pakai lainnya adalah Multiply, BlogDrive, dan ModBlog.

Bersambung ke Tool untuk Blogging (2)