Anda tahu sekarang saya sedang membaca buku apa ? Hmm, mungkin Anda tidak akan menduganya sama sekali: Economics for Dummies. Lho, ada apa kok tiba-tiba tertarik membaca buku ekonomi ? Apa hubungannya dengan gaya hidup digital ?
Ya, ketertarikan saya muncul gara-gara membaca buku Freakonomics karangan Steven Levitt dan Stephen Dubner. Di post Rencana Membaca Mei 2006, saya menuliskan beberapa buku yang menjadi alternatif bacaan saya waktu itu. Dan di antara beberapa judul yang tertulis di situ, akhirnya saya memilih Freakonomics.
Membaca Freakonomics ternyata membuka banyak wawasan bagi saya. Sesuai dengan subjudul dari buku itu (A Rogue Economist Explores the Hidden Side of Everything), Freakonomics banyak membahas hal-hal yang tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari. Di balik berbagai hal yang tampaknya biasa saja seringkali terdapat fakta-fakta yang mengejutkan. Misalnya, mempunyai kolam renang di rumah ternyata mempunyai potensi membunuh anak 100 kali lebih besar daripada mempunyai pistol di rumah. Masih banyak lagi hal lainnya yang dikupas di Freakonomics, seperti mencari penyebab utama turunnya tingkat kriminalitas, menemukan trend penggunaan nama dan pengaruhnya pada kesuksesan, menyingkapkan trik agen real estate, dan lain sebagainya. Semuanya ini merupakan hasil berbagai penelitian dalam bidang ekonomi.
Satu hal yang saya pelajari dari Freakonomics, ternyata pengetahuan dalam bidang ekonomi bisa membantu kita untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di balik suatu peristiwa. Kita bisa menjelaskan mengapa orang berbuat A atau B. Semuanya ini karena tingkah laku orang-orang sangat dipengaruhi oleh insentif yang mereka peroleh. Kekuatan insentif inilah yang menggerakkan orang-orang untuk melakukan berbagai hal. Dengan memahami skema insentif yang berada di balik suatu peristiwa, kita bisa dengan cepat memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Lalu apa hubungannya dengan gaya hidup digital ? Ya, gaya hidup digital berbicara tentang hidup dengan produktivitas maksimum. Namun untuk bisa hidup dengan produktivitas maksimum kita harus belajar untuk bisa mengambil keputusan yang tepat. Dan keputusan yang tepat baru bisa diambil kalau kita benar-benar memahami apa yang terjadi di balik suatu peristiwa. Urutannya:
Seni “memahami” inilah yang saya pelajari dari Freakonomics. Sebagai tindak lanjutnya, sekarang saya membaca buku ekonomi yang gampang-gampang saja yaitu Economics for Dummies (terlalu sulit kalau harus membaca buku ekonomi yang serius; bagi saya yang penting adalah ide dasarnya).
hi mas,
saya baca di postingan kalau anda sedang membaca economics for dummies, kalau tidak salah mei 2006. Kebetulan saya perlu buku tersebut untuk bikin bahan ajar di kampus tempat saya bertugas. Kalau bisa, mohon informasinya dimana saya bisa dapatkan buku tersebut… tentunya selain di amazon. saya tidak mendapatkan link untuk download buku tsb. tks mas. jika mungkin, informasinya saya tunggu di email saya.