Review Tahun 2005

Memasuki akhir tahun 2005, banyak review yang muncul mengenai tahun ini. Beberapa waktu yang lalu saya sudah menulis tentang produk tahun ini (versi PC World) dan kata tahun ini (versi New Oxford American Dictionary). Selain kedua hal itu ternyata masih banyak, bahkan sangat banyak, review tahun 2005 yang bermunculan di Internet. Berikut ini beberapa favorit saya:

  • Google Zeitgeist
    Seperti biasa, setiap akhir tahun Google mengeluarkan hasil analisa pencarian untuk tahun itu dalam bentuk Google Zeitgeist. Dalam Google Zeitgeist ini kita bisa melihat apa kata kunci paling populer yang digunakan orang-orang untuk melakukan pencarian di Google, yang sekaligus menunjukkan trend yang sedang berkembang tahun itu. Ingin tahu apa kata kunci paling populer tahun ini ? Jawabannya: Janet Jackson. Ingin tahu apa kata kunci yang paling banyak meningkat popularitasnya tahun ini ? Jawabannya: Myspace. Di samping itu Google Zeitgeist juga menyediakan hasil analisa secara spesifik untuk lima bidang, yaitu World Affairs, Nature, Movies, Celebrities dan Phenomena. Di dalamnya kita bisa melihat trend pencarian untuk berbagai topik dalam bentuk grafik.

  • 50 situs paling cool (versi TIME)
    Akhir tahun ini majalah TIME mengeluarkan daftar 50 situs web paling cool tahun 2005. Situs-situs ini dibagi dalam lima kategori, yaitu Arts & Entertainment, Blogs, Lifestyle – Health & Hobbies, News & Information dan Shopping. Ternyata sebagian besar situs yang ditulis belum saya ketahui ! Hanya beberapa saja yang sudah saya kenal seperti Boing Boing, Lifehacker, Flickr, Answers.com dan Clusty. Ya lumayanlah, daftar ini bisa menambah wawasan untuk situs-situs baru yang bagus !
  • Aplikasi terbaik (versi Lifehacker)
    Tidak ketinggalan, Lifehacker mengeluarkan daftar aplikasi terbaik tahun 2005. Aplikasi di sini tidak harus berupa program yang diinstall di komputer kita, tapi juga bisa berupa situs web yang berguna. Ada 13 aplikasi yang dinobatkan sebagai aplikasi terbaik tahun 2005, yaitu (tanpa urutan ranking):

    Kebetulan sebagian besar di antaranya juga merupakan aplikasi favorit saya. Sayang dua di antaranya, yaitu TextWrangler dan QuickSilver, hanya bisa jalan di Mac OS.

  • 30 game terbaik (versi Next-Gen.Biz)
    Tentu saja, hidup tidak lengkap tanpa game :). Karena itu kita juga memerlukan daftar game terbaik tahun 2005. Untunglah, ada Next-Gen.Biz yang mengeluarkan daftar 30 game terbaik 2005. Daftar ini dibagi dalam sembilan kategori, yaitu Action/Adventure, Role-Playing Game, First-Person Shooters, Driving, Fighting, Platforming, Strategy, Sports, dan Other. Sayangnya hampir semua game yang disebut di sini tidak saya kenal. Selain karena jarang main game (meskipun sebenarnya suka), hal ini juga karena banyak game dalam daftar ini tidak jalan di PC, melainkan di game console seperti PlayStation, Xbox, dan lain-lain (padahal saya tidak punya game console).

Begitulah beberapa review menarik tahun 2005. Kalau masih kurang juga, Anda bisa melihat kumpulan review tahun 2005 di situs Fimoculous yang berisi tidak kurang dari 300 (!) review seperti di atas. Wow !

Berbagi Foto dengan Flickr

Omong-omong soal gaya hidup digital, ada satu situs penting yang tidak boleh kita lewatkan: Flickr. Inilah salah satu situs paling populer dalam era gaya hidup digital !

Apa sih Flickr itu ? Flickr adalah situs yang menyediakan layanan untuk berbagi foto antar penggunanya, atau disebut juga dengan istilah photo sharing service. Dengan Flickr, kita bisa meng-upload foto untuk membuat galeri pribadi kita di Internet. Selain itu kita juga bisa melihat foto-foto yang di-upload oleh orang lain. Setiap foto bisa diberi tag penanda untuk memudahkan pencarian, dan juga bisa diberi komentar oleh pengguna Flickr lainnya. Bukan hanya itu, kita juga bisa memberikan komentar khusus untuk bagian foto tertentu. Misalnya ada tiga orang dalam foto kita, kita bisa menandai setiap wajah orang itu dengan nama-nama mereka. Inilah salah satu fitur yang cool dari Flickr ! Masih ada lagi. Kalau kita menyukai karya fotografi dari seseorang, kita bisa berlangganan RSS untuk foto-foto orang itu. Dengan demikian kita akan langsung tahu begitu orang itu meng-upload foto baru ! Sebagai bonus, Flickr juga akan menyuguhi kita dengan foto-foto pilihan bercita seni tinggi setiap hari.

Mungkin Flickr inilah tempat terbesar untuk berbagi kenangan dan seni di Internet. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam untuk menjelajahi Flickr. Singkatnya, kalau Anda penggemar fotografi digital, Flickr inilah tempat impian Anda. Benar-benar the dream comes true !

Definisi Produktivitas

Tema blog ini adalah hidup dengan produktivitas maksimum, namun apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan produktivitas ? Tentu kita perlu mengerti dulu definisi dari produktivitas. Akan lucu jadinya kalau kita sering membahas tentang produktivitas tapi justru tidak mengerti produktivitas itu apa.

Jika dilihat dari asal katanya dalam bahasa Inggris, produktivitas (productivity) berasal dari kata produce yang berarti menghasilkan. Jadi produktivitas adalah kemampuan untuk menghasilkan, atau tingkat hasil yang diperoleh seseorang. Orang yang produktivitasnya tinggi adalah orang yang mencapai banyak hasil dalam hidupnya. Semakin tinggi tingkat produktivitasnya berarti semakin banyak hasil yang ia capai.

Oleh Steve Pavlina, definisi produktivitas ini ditulis dalam bentuk persamaan:

Produktivitas = Nilai / Waktu

Artinya produktivitas dikatakan meningkat kalau kita bisa menghasilkan lebih banyak dalam jangka waktu yang sama, atau kalau kita bisa menghasilkan sama banyak dalam jangka waktu yang lebih singkat. Anda setuju dengan persamaan ini ? Saya pribadi sangat setuju. Dari persamaan itu tampak bahwa ada dua cara untuk meningkatkan produktivitas:

  1. Meningkatkan nilai yang dihasilkan, atau
  2. Mengurangi waktu yang dibutuhkan

Dua hal inilah yang menjadi fokus kita dalam meningkatkan produktivitas. Dengan attitude yang benar dan dengan bantuan IT, saya yakin kita akan bisa meningkatkan nilai sambil sekaligus mengurangi waktu yang dibutuhkan !

Ide Produktivitas.com

Beberapa waktu ini saya berpikir untuk mengubah nama situs ini dari Gaya Hidup Digital menjadi Produktivitas.com. Tentu saja alamatnya juga akan berubah dari gayahidupdigital.com menjadi produktivitas.com. Mengapa saya berpikiran seperti itu ? Berikut ini beberapa alasannya:

  1. Tulisan di situs ini lebih banyak mengandung istilah ‘produktivitas’ daripada ‘gaya hidup digital’.
    Kalau Anda sering membaca situs ini, Anda tentu tahu bahwa saya seringkali menyinggung tentang peningkatan produktivitas dalam berbagai post. Hal ini sesuai dengan tema situs ini yaitu Hidup dengan produktivitas maksimum, berdasarkan attitude yang benar dan dengan bantuan IT.
  2. Tema situs ini tidak akan mengalami perubahan
    Temanya tetap Hidup dengan produktivitas maksimum, berdasarkan attitude yang benar dan dengan bantuan IT. Hanya nama situsnya yang berubah untuk lebih menekankan kata ‘produktivitas’. Jadi warna situs ini akan tetap sama dan konsisten.
  3. Fokus menjadi lebih tajam
    Dengan nama Produktivitas.com fokus situs ini akan menjadi lebih tajam, yaitu pada peningkatan produktivitas. Tentu post-postnya juga akan makin fokus ke peningkatan produktivitas.
  4. Istilah ‘produktivitas’ memberikan kesan yang lebih kuat daripada ‘gaya hidup digital’.
    Istilah ‘gaya hidup digital’ masih asing bagi banyak orang, sedangkan istilah ‘produktivitas’ sudah lebih akrab. Yang lebih penting, istilah ‘gaya hidup digital’ tidak bisa memberikan gambaran langsung tentang manfaat yang akan diperoleh pengunjung. Sebaliknya, istilah ‘produktivitas’ bisa memberikan gambaran langsung tentang manfaat yang akan diperoleh pengunjung, yaitu peningkatan produktivitas.

Memang ini belum final, saya masih menimbang-nimbang. Tapi sekedar untuk jaga-jaga, nama domain produktivitas.com sudah saya beli. :)

Mungkin rekan-rekan ada pendapat tentang ide ini ?

Zoom di Firefox

Pernahkah Anda masuk ke suatu situs yang tulisannya terlalu kecil sehingga tidak nyaman untuk dibaca ? Atau justru terlalu besar ? Kalau Anda menggunakan Firefox, hal ini bukan masalah. Di Firefox tersedia fitur untuk memperbesar (zoom in) atau memperkecil (zoom out) tulisan di suatu situs.

Caranya sederhana. Untuk memperbesar tulisan tekan tombol Ctrl + (Control plus), sedangkan untuk memperkecil tulisan tekan tombol Ctrl – (Control minus). Bagaimana kalau ingin kembali ke ukuran yang asli ? Tekan saja tombol Ctrl 0 (Control nol).

Sederhana bukan ? Meskipun sederhana namun fitur ini bisa sangat membantu kita dalam menjelajahi situs-situs di Internet.

Podcast – Kata Tahun Ini

Kalau sebelumnya saya menulis tentang produk tahun ini, kali saya akan menulis tentang kata tahun ini. Apakah kata baru yang paling populer tahun 2005 ? Menurut New Oxford American Dictionary (NOAD), kata itu adalah podcast !

Seperti yang bisa Anda dalam post Podcasting, podcast baru mulai dikenal pada pertengahan tahun 2004. Itu pun hanya sedikit orang yang mengetahuinya. Akibatnya, waktu itu NOAD memutuskan untuk tidak memasukkan kata itu dalam kamusnya. Namun apa yang terjadi ? Dalam setahun ini podcast berkembang begitu pesat, terlebih sejak iTunes menyertakan fitur podcast pada pertengahan 2005. Sekarang podcast telah menjadi trend yang digemari banyak orang.

Mau tak mau, NOAD sekarang memasukkan kata podcast dalam kamusnya. Inilah definisi podcast menurut NOAD: a digital recording of a radio broadcast or similar program, made available on the Internet for downloading to a personal audio player.

It is Done !

Ya, akhirnya selesai juga ujian ! Lega rasanya setelah belajar sekian lama … :) Sekarang saya bisa kembali menulis di blog ini, menuangkan berbagai ide seperti biasanya.

By the way, selesai ujian ini ada pekerjaan lain yang menanti, yaitu membaca RSS feed ! Gara-gara ditinggal beberapa hari ini ada 1000 (!) item berita yang menumpuk dalam RSS reader saya. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menghabiskannya ? Wah, wah, …

Firefox – Produk Terbaik 2005

Sekedar informasi, PC World baru-baru ini mengeluarkan daftar produk terbaik 2005. Dan yang menempati peringkat pertama adalah … Firefox ! Memang, dengan berbagai fitur dan extension-nya, browser ini dapat sangat meningkatkan produktivitas kita. Begitu banyak hal yang bisa kita lakukan dengan Firefox. Saya sendiri saat ini sedang tertarik belajar memaksimalkan Firefox, dan karena itu tampaknya cukup banyak post yang akan saya tulis berkaitan dengan Firefox.

Untuk mempromosikan Firefox sekaligus bereksperimen dengan Google AdSense, di bagian kanan situs ini sekarang saya pasang banner Firefox. Melalui banner itu Anda bisa men-download Firefox yang sudah dibundel dengan Google Toolbar.

Catatan:
Produk favorit saya lainnya, Gmail, menempati peringkat kedua dalam daftar itu. Daftar PC World kali ini memang cocok dengan selera saya ! :)

Belajar

Tanggal 12-13 Desember nanti saya akan menghadapi ujian, karena itu hari-hari ini saya sibuk belajar untuk ujian itu. Apalagi seminggu ke depan ini (yang merupakan minggu terakhir sebelum ujian) … wah, saya akan belajar intensif ! Karena itu harap maklum kalau frekuensi post saya jadi menurun. Setelah tanggal 13 Desember, saya yakin frekuensi post saya akan normal kembali. :)

Digital vs Non-digital

Dua hari yang lalu saya mengatur kumpulan majalah Swa saya (aneh memang, meskipun saya orang komputer tapi saya justru hampir tidak pernah membeli majalah komputer). Saat itu saya kesulitan menemukan tempat untuk kumpulan majalah tersebut. Di sini penuh, di sana penuh, dan setelah bersusah payah mengatur barulah saya menemukan tempat yang sesuai.

Ini membawa saya pada pengalaman yang mirip dengan di post Pencarian Non-Digital dan Kantor Tanpa Kertas. Saya berpikir, kalau saja semua majalah ini ada dalam bentuk digital, tentu saya tidak perlu bersusah payah mencari tempat seperti ini. Informasi yang berbentuk non-digital sangat menyita tempat penyimpanan. Berapa banyak tempat yang dibutuhkan untuk menyimpan kumpulan majalah saya lima tahun lagi misalnya ? Sulit dibayangkan. Bahkan setelah saya teliti lagi, rupanya banyak bagian yang “berantakan” di kamar saya sebenarnya disebabkan oleh kumpulan informasi non-digital seperti buku, majalah, koran, kertas catatan, dan sejenisnya.Kalau semuanya itu ada dalam bentuk digital tentu kamar saya akan jauh lebih bersih dan rapi ! Kumpulan informasi yang begitu banyak bisa disimpan hanya dalam sebuah harddisk. Sangat menghemat tempat, bukan ? Bersih, rapi, dan tidak mungkin hilang (lihat post Pencarian Non-Digital).

Tapi ada dilema yang harus saya hadapi. Dilema ini sangat serius menurut saya. Dilemanya adalah … jauh lebih nyaman membaca tulisan di kertas (non-digital) daripada di layar komputer (digital). Mungkin kalau bacaannya pendek tidak masalah, tapi kalau panjang … wah, biasanya sulit untuk bertahan. Untuk tulisan seukuran buku, saya merasa jauh lebih produktif membaca dalam bentuk kertas daripada digital (lebih produktif yang saya maksud di sini adalah lebih cepat membaca dan lebih mudah menyerap).

Jadi bagaimana ini ? Di satu sisi, informasi digital lebih mudah disimpan (baca: tidak menyita tempat) dan lebih mudah dicari. Namun di sisi lain, membaca dalam bentuk non-digital lebih produktif daripada membaca dalam bentuk digital. Solusi idealnya tentu semua informasi disimpan dalam bentuk digital, namun bisa dibaca senyaman membaca kertas. Bagaimana caranya ? Itulah … saya sendiri belum tahu.