Open Source Menghambat Inovasi ?

Sekalian saja, selagi diskusi di post Pembajakan Mematikan Inovasi masih hangat, saya ingin melemparkan satu topik lagi yang agak mirip. Kita tentu tahu bahwa alternatif yang bagus untuk program komersial adalah program-program yang berupa freeware atau open source (program yang open source berarti bahwa program itu dapat digunakan secara gratis dan kode sumbernya juga terbuka untuk dilihat dan dimodifikasi, sedangkan program freeware dapat digunakan secara gratis namun kode sumbernya tidak terbuka). Dengan program-program itu kita bisa mendapatkan fungsionalitas yang kita butuhkan tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan. Misalnya, daripada menggunakan Microsoft Office yang berharga 499 USD kita bisa menggunakan OpenOffice.org secara gratis. Atau daripada menggunakan Adobe Photoshop yang berharga 649 USD kita bisa menggunakan GIMP secara gratis.

Tahu apa pendapat Bill Gates tentang gerakan open source ? Dia mengatakan bahwa gerakan open source menghambat inovasi ! Berikut ini pernyataan Bill Gates yang saya kutip dari buku The World is Flat:

You need capitalism [to drive innovation.] To have [a movement] that says innovation does not deserve an economic reward is contrary to where the world is going. When I talk to the Chinese, they dream of starting a company. They are not thinking, ‘I will be a barber during the day and do free software at night.’. . . When you have a security crisis in your [software] system, you don’t want to say, ‘Where is the guy at the barbershop?’

Menurut Bill Gates, gerakan open source membuat orang kehilangan insentif untuk berinovasi (karena program buatannya dapat digunakan dan dimodifikasi orang lain secara gratis) dan sebagai akibatnya, inovasi akan sangat terhambat.

Nah, jadi ada dua hal yang bertentangan di sini. Di satu sisi, kita bisa melihat gerakan open source sebagai hal yang positif karena memungkinkan banyak orang untuk mendapatkan fungsionalitas yang diinginkan tanpa biaya tambahan (dan bukankah ini senjata utama kita dalam memerangi pembajakan ?). Namun di sisi lain, gerakan open source juga bisa dilihat sebagai hal yang negatif karena menghambat inovasi.

Bagaimana pendapat Anda ?