08.09.06

Ingin Jadi Rebutan ? Jadilah Maven

Kategori Pengembangan Diri - Oleh admin

Yang namanya talenta sekarang ini memang jadi rebutan ! Belum lama ini saya membaca kisah Microsoft waktu akan merilis Xbox. Waktu itu (menjelang tahun 2000) pasar game console di dunia ini dikuasai oleh dua perusahaan, yaitu Sony dan Nintendo. Sony merajai pasar dengan console PlayStation sedangkan Nintendo dengan N64. Pemain ketiga, yaitu Sega dengan console Dreamcast, sudah terjepit dan akhirnya memutuskan untuk keluar.

Nah, di tengah persaingan yang sengit ini Microsoft memutuskan untuk masuk sebagai pemain baru. Padahal tahu sendiri, Microsoft sangat minim pengalamannya dalam industri hardware. Untuk industri software game PC pun mereka hanya memiliki pangsa pasar 4%. Singkatnya, bakal sangat sulit bagi Microsoft untuk masuk ke pasar ini. Kalau pun bisa, akan butuh waktu lama untuk mengembangkan produk mereka (Xbox).

Lalu bagaimana jalan keluarnya ? Ini dia yang menarik: Microsoft “membajak” dua orang insinyur Playstation dari Sony ! Karena mereka inilah waktu pengembangan Xbox bisa jauh dipersingkat. Selain itu pengalaman mereka dalam industri game console juga sangat membantu Microsoft sebagai pemain baru.

Kisah ini semakin menyadarkan saya betapa talenta di jaman sekarang ini sangat dihargai (lihat post Perburuan Talenta). Karena langkanya maka mereka ini akan jadi rebutan. Sesuai hukum ekonomi, kalau penawaran sedikit sedangkan permintaan banyak maka harga akan naik !

Lalu bagaimana caranya kita menjadi seperti itu ? Satu hal yang terlintas di pikiran saya adalah:

Kita harus menjadi maven di bidang kita.

Maven di sini adalah istilah yang dipakai Malcolm Gladwell dalam buku The Tipping Point untuk menggambarkan orang-orang yang “tahu segalanya”. Jadi mereka ini bukan hanya pandai, tapi benar-benar tahu luar dalam tentang bidangnya. Misalnya saja maven di bidang handphone, berarti dia tahu semua model handphone beserta semua fiturnya. Ibaratnya, dengan mata tertutup pun dia akan tahu handphone model apa yang sedang disentuhnya !

Meskipun kedengarannya muluk, tapi orang-orang seperti ini memang ada. Dan pendapat mereka ini akan didengar dan dihormati banyak orang. Jelas saja “harga” mereka akan melonjak tinggi.

Menjadi maven memang tidak mudah, tapi saya rasa inilah jalan yang harus ditempuh. Dan caranya sebenarnya sederhana saja:

  1. Pilihlah bidang kita
    Ini penting. Kita harus memutuskan di bidang mana kita ingin menjadi maven. Kalau tidak maka fokus kita akan kabur dan percayalah, kita tidak akan pernah menjadi maven. Sekali kita memutuskan maka kita harus konsisten di bidang itu.
  2. Kembangkan diri semaksimal mungkin
    Ini juga tidak kalah penting. Penekanannya adalah pada kata-kata semaksimal mungkin. Iya dong, kalau tidak bekerja keras mana bisa menjadi maven ? Penelitian mengatakan bahwa dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun bekerja keras untuk menjadi ahli di suatu bidang.

Jadi kalau kita mulai dari sekarang, siapa tahu 10 tahun lagi kita sudah bisa menjadi maven :).

Tulis Komentar