Perusahaan Paling Inovatif 2006

Dalam era gaya hidup digital seperti sekarang ini, inovasi adalah hal yang mutlak (lihat post Seni Inovasi). Tidak ada perusahaan yang bisa survive di jaman ini tanpa inovasi terus-menerus. Karena itu sungguh menarik untuk melihat contoh dari perusahaan-perusahaan paling inovatif di dunia.

Perusahaan-perusahaan manakah yang paling inovatif ? Baru-baru ini BusinessWeek mengeluarkan daftar 100 perusahaan paling inovatif yang disusun bekerja sama dengan Boston Consulting Group. Dan perusahaan yang menempati peringkat pertama adalah … Apple !

Rupanya Apple di bawah Steve Jobs memang tidak pernah berhenti berinovasi. Ide-ide kreatif terus mengalir dengan segarnya mewarnai seluruh dunia. Berikut ini komentar BusinessWeek tentang Apple:

At the top of the list are the masters of many genres of innovation. Take Apple Computer Inc. (AAPL ), once again the creative king. To launch the iPod, says innovation consultant Larry Keeley of Doblin Inc., Apple used no fewer than seven types of innovation. They included networking (a novel agreement among music companies to sell their songs online), business model (songs sold for a buck each online), and branding (how cool are those white ear buds and wires?). Consumers love the ease and feel of the iPod, but it is the simplicity of the iTunes software platform that turned a great MP3 player into a revenue-gushing phenomenon.

Memang keajaiban inovasi dari Apple-lah yang membuat iPod dan iTunes begitu populer di seluruh dunia. Seperti ditulis dalam cuplikan di atas, Apple menggabungkan tidak kurang dari tujuh (!) jenis inovasi untuk mensukseskan iPod dan iTunes. Sekarang ini nama Apple identik dengan kreativitas dan inovasi.

Peringkat kedua dalam daftar BusinessWeek ini ternyata juga sudah akrab dengan kita, yaitu … Google. Berikut ini komentar BusinessWeek tentang Google:

Consumers increasingly are doing the innovation themselves. Consider Google Inc. (GOOG ), our No. 2 innovator, and its mapping technology, which it opened to the public. This produced a myriad of “mash-ups” in which programmers combine Google’s maps with anything from real estate listings to local poker game sites.

Rupanya arsitektur Google Maps yang terbuka merupakan kunci inovasi dari Google. Arsitektur yang terbuka ini memungkinkan orang lain untuk membuat layanan-layanan baru dengan memanfaatkan Google Maps. Layanan-layanan baru ini dikenal dengan istilah mashup yang merupakan ciri kelima dari Web 2.0.

Dari kedua perusahaan ini, satu hal yang saya rasa merupakan kunci inovasi mereka adalah kemampuan untuk berpikir di luar kotak. Mereka bisa memikirkan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain. Bukannya terkungkung oleh batas-batas yang ada, mereka justru mendobrak semua batas dan menjangkau daerah-daerah yang baru.