Google Blog

Saya sudah menuliskan Google Blog di bagian Link situs ini, tapi kenapa saya sama sekali malah belum pernah menyinggung tentang Google Blog ? Aneh memang. Sudah dituliskan di bagian Link, tapi malah belum pernah disinggung sama sekali. Nah, oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ingin memperkenalkan tentang Google Blog.

Apa sih Google Blog itu ? Sesuai dengan namanya, Google Blog adalah sebuah blog, seperti juga blog Gaya Hidup Digital ini. Namun tidak seperti kebanyakan blog yang merupakan milik perseorangan, Google Blog adalah blog resmi dari Google sebagai perusahaan ! Unik bukan ? Yang nge-blog bukan perseorangan tapi perusahaan ! Memang, Google termasuk salah satu perusahaan yang memelopori penggunaan blog sebagai “suara” perusahaan.

Lalu apa yang akan kita jumpai di Google Blog ? Segalanya tentang Google. Info produk-produk baru, acara-acara dan kultur Google, semuanya dibahas di sini. Yang pertama-tama menarik tentunya info produk-produk baru. Semua produk baru Google pasti ditulis di Google Blog, yang sekaligus berfungsi sebagai pengumuman ke seluruh dunia. Dengan demikian, kalau kita mengikuti Google Blog dijamin kita tidak akan ketinggalan perkembangan produk-produk Google.

Di samping itu, tulisan tentang acara-acara dan kultur Google juga sangat menarik. Kita jadi bisa tahu seperti apa suasana kerja di Google yang telah memikat hati banyak orang (lihat post Perburuan Talenta (3)).

Semua tulisan di Google Blog dibuat dengan gaya bahasa santai, tidak kaku. Ini memberikan suatu “sentuhan pribadi” pada tulisan-tulisan itu. Kita jadi merasa lebih mengenal Google secara “pribadi” seperti layaknya kalau kita mengenal seorang teman kita. Rupanya ini memang cara Google untuk membawa perusahaannya lebih dekat dengan hati banyak orang !

Survei Gaya Hidup Digital

Pada bulan Juni 2005 diadakan survei tentang gaya hidup digital (digital lifestye) di Amerika. Dalam survei tersebut diteliti seberapa besar tingkat kepemilikan orang-orang dewasa di Amerika terhadap berbagai piranti digital. Ingin tahu bagaimana hasilnya ? Berikut ini hasil temuan dari survei tersebut:

  • 76 % memiliki komputer
  • 67 % memiliki handphone
  • 47 % memiliki kamera digital
  • 38 % memiliki game console
  • 27 % memiliki digital video recorder
  • 19 % memiliki sistem keamanan rumah elektronik
  • 17 % memiliki pemutar musik digital

Hebat bukan ? Rupanya gaya hidup digital makin menjadi trend di Amerika ! Mengapa menjadi trend ? Karena dengan gaya hidup digital kita bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. Misalnya saja, sekarang kita bisa mengambil foto dengan kamera digital dan dalam sekejap mengirimkannya ke ujung dunia lewat Internet. Hal yang tidak terbayangkan di masa lalu ! Itu baru gambaran di masa kini, terlebih lagi di masa depan. Seperti apa ya kira-kira di masa depan ?

Gmail Bahasa Indonesia

Kejutan ! Sekarang Gmail sudah tersedia dalam bahasa Indonesia ! Setelah beberapa waktu yang lalu muncul Google bahasa Indonesia, sekarang Gmail pun sudah ikut mendukung bahasa Indonesia. Tentunya ini kabar gembira bagi para pengguna Gmail Indonesia. Bagaimana tidak, hanya Gmail-lah satu-satunya email provider besar yang menyediakan tampilan dalam bahasa Indonesia.

Untuk menggunakan tampilan bahasa Indonesia di Gmail, setelah login pilihlah menu Settings pada bagian kanan atas halaman Gmail. Selanjutnya akan muncul halaman Mail Settings dengan beberapa tab, yaitu General, Labels, Filter, Forwarding and POP dan Account Settings. Pada tab General terdapat pilihan Language dengan sebuah combobox yang berisi pilihan bahasa-bahasa yang dapat digunakan. Pilihlah Bahasa Indonesia dan kemudian tekan tombol Save Changes yang terdapat di bagian bawah halaman Mail Settings. Setelah itu … selamat ! Anda telah memiliki tampilan Gmail dalam bahasa Indonesia !

Indeks Yahoo Lebih Besar ?

Baru-baru ini Yahoo mengklaim bahwa mereka telah mengindeks sebanyak 19,2 milyar halaman web. Kalau itu benar, berarti indeks Yahoo lebih dari dua kali lipat lebih besar daripada Google (ukuran indeks Google adalah 8,1 milyar halaman web). Wow ! Tapi apakah benar bahwa Yahoo telah mengindeks halaman web sebanyak itu ? Apakah benar Yahoo telah mengindeks dua kali lebih banyak daripada Google ?

Saya pribadi percaya bahwa pernyataan Yahoo itu benar. Mengapa begitu ? Tidak perlu jauh-jauh, saya mengambil kesimpulan itu dengan melihat indeks Google dan Yahoo untuk situs ini sendiri (http://www.gayahidupdigital.com). Saat tulisan ini dibuat, situs ini hanya diindeks sebanyak 14 halaman di Google (beberapa waktu yang lalu bahkan sempat hilang sama sekali). Sedangkan di Yahoo, situs ini diindeks sebanyak tidak kurang dari 85 halaman ! Perbedaan yang cukup jauh bukan ? Tampaknya Yahoo memang lebih rajin mengindeks halaman-halaman web.

Meskipun begitu, search engine paling populer masih tetap Google. Dalam survei yang diadakan oleh Hitwise, pada bulan Juli 2005 Google menguasai tidak kurang dari 59,2 % pangsa pasar search engine. Yahoo sendiri berada di tempat kedua dengan 28,8 %. Tampaknya di masa depan persaingan akan semakin seru !

Google Earth (2)

Bersambung dari Google Earth (1)

Kita akan melihat kota New York ini dari perspektif yang lain, jadi tidak tegak lurus seperti pada Surabaya. Selain itu, agar lebih jelas, gambar panel-panel dari Google Earth tidak akan ditampilkan.

Marilah kita mulai dengan melihat New York dari ketinggian 41.522 feet. Tampak nama-nama tempat di sekitar New York seperti Jersey City, Hoboken, dan Union City.

New York 1

Sekarang kita turun ke ketinggian 10.554 feet. Ada detail-detail baru yang bermunculan, seperti Bushwick Inlet dan Corlears Hook.

New York 2

Turun lagi ke ketinggian 3.867 feet. Kini tampak nama-nama jembatan di kota New York, yaitu Manhattan Bridge dan Brooklyn Bridge.

New York 3

Turun lagi ke ketinggian 1.063 feet. Sekarang kita bisa melihat gedung-gedung dan jalan raya.

New York 4

Turun lagi ke ketinggian 302 feet. Sekarang tampak gambar mobil-mobil yang sedang berseliweran di jalan raya. Gedung yang ada di sekitarnya pun tampak sangat jelas. Wow !

New York 5

Memang Google Earth ini membuat ketagihan. Kita bisa pergi ke berbagai penjuru dunia termasuk tempat-tempat wisata terkenal. Untuk memudahkan, Google menyediakan daftar tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi dengan program ini, di antaranya Grand Canyon, Venesia, dan menara Eiffel.

Sudah siap keliling dunia ?

Google Earth (1)

Sudah mencoba Google Earth ? Inilah produk baru Google yang memungkinkan kita melihat foto-foto satelit dari berbagai tempat di bumi. Apa artinya ? Artinya sekarang kita bisa jalan-jalan ke seluruh dunia tanpa perlu benar-benar pergi ke tempat itu !

Untuk menggunakan Google Earth, pertama-tama kita harus mendownload dan menginstall sebuah program dari Google. Setelah diinstall, jalankan program tersebut dan secara otomatis program akan melakukan koneksi dengan server Google. Setelah terkoneksi, akan ditampilkan animasi bola dunia yang sedang berputar. Untuk pergi ke suatu tempat, ketikkan nama tempat yang ingin dikunjungi. Lalu apa yang terjadi ? Bola dunia itu akan berputar dan turun mendekat ke tempat yang kita tuju ! Rasanya seperti orang yang sedang berada di luar angkasa dan kemudian terbang menuju ke bumi. Luar biasa !

Sebagai contoh, kalau kita mengetikkan Surabaya, maka bola dunia akan berputar dan turun menuju Surabaya. Kita bisa mengatur ketinggian kita dari atas permukaan bumi, sehingga tahu bagaimana rasanya melihat Surabaya dari berbagai ketinggian. Gambar berikut ini adalah Surabaya dari ketinggian 37,75 mil. Tampak nama-nama lokasi di sekitar Surabaya seperti Gresik, Waru, Sidoarjo dan Gedangan.

Gambar Surabaya 1

Sekarang kita turun untuk melihat Surabaya dari ketinggian 35.827 feet. Perhatikan, tampak pelabuhan di bagian utara dan garis-garis jalan utama di Surabaya ! Mengagumkan bukan ?

Gambar Surabaya 2

Tapi ini belum apa-apa. Kalau kita menuju ke kota-kota besar dunia, khususnya yang berada di Amerika Serikat, detail yang disediakan akan jauh lebih tinggi. Untuk membuktikannya, saya ingin mengajak Anda berjalan-jalan ke kota New York.

Bersambung ke Google Earth (2)

Mengapa Pindah ke WordPress ? (2)

Bersambung dari Mengapa Pindah ke WordPress ? (1)

Sebenarnya ada banyak alternatif lain, lalu mengapa saya memilih WordPress ? Mengapa tidak penyedia blog lainnya ? Ya, alasan mudahnya, banyak blog profesional yang juga menggunakan WordPress. Salah satu contohnya adalah ProBlogger. Ini berarti, dengan WordPress saya dijamin bisa membuat blog profesional yang setara dengan mereka. Ya, itulah alasan mudahnya.

WordPress

Alasan detailnya:

  1. WordPress memiliki fasilitas kategori.
    Tentu saja. Bukankah masalah kategori merupakan alasan utama saya pindah dari Blogger ? Solusi yang saya cari tentu harus bisa memecahkan masalah ini, dan WordPress telah memiliki fasilitas manajemen kategori secara built-in.
  2. WordPress bisa digunakan secara gratis.
    Inilah satu kelebihan penting dari WordPress dibandingkan dengan penyedia blog profesional lainnya seperti Movable Type. Dengan begitu saya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan apapun untuk menggunakan WordPress.
  3. WordPress memiliki banyak plugin.
    Ini setara dengan fasilitas pihak ketiga pada Blogger. Dengan plugin-plugin yang ada, saya bisa menambahkan berbagai kemampuan baru pada WordPress sesuai dengan kebutuhan.

Di samping berbagai kelebihan itu, ada lagi satu kejutan baru setelah saya pindah ke WordPress: WordPress telah memiliki fasilitas search secara built-in ! Selama ini saya selalu bingung bagaimana bisa menyediakan fasilitas pencarian post kepada pembaca di Blogger. Syukurlah, WordPress telah menyelesaikan masalah ini dengan sekali pukul !

Mengapa Pindah ke WordPress ? (1)

Seperti yang saya janjikan, saya akan menjelaskan mengapa blog ini saya pindahkan dari Blogger ke WordPress. Akan saya ceritakan pengalaman saya mengembangkan blog di Blogger dan alasan mengapa akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke WordPress.

Well, pada post Blog – 5W1H bagian How telah dijelaskan bahwa Blogger adalah penyedia blog yang sangat mudah digunakan. Cukup dengan tiga langkah kita bisa memiliki blog baru yang sudah fungsional. Fasilitas yang disediakan pun terbilang cukup lengkap. Begitu banyak hal berkaitan dengan blog yang bisa kita lakukan di Blogger, seperti misalnya pengarsipan, penambahan member, dan lain sebagainya. Kalau tidak ada pun, banyak pihak ketiga yang menyediakan fasilitas tambahan, seperti misalnya HaloScan dan ShoutMix. Dengan semuanya itu, tidak heran kalau Blogger menjadi penyedia blog yang paling populer di Internet.

Blogger

Saya pun menjadi salah satu pengguna setia Blogger. Blog pertama saya (blog ini), saya buat di Blogger pada September 2004 dan terus saya kembangkan dengan Blogger sampai bulan Juni 2005. Banyak waktu yang saya gunakan untuk mengembangkan layout dan menambahkan fasilitas pihak ketiga. Cita-cita saya memang blog ini menjadi sebuah blog yang profesional.

Namun demikian, lama kelamaan mulai terasa keterbatasan dari Blogger. Yang paling penting dan menentukan adalah masalah kategori. Blogger tidak menyediakan fasilitas kategori, yang berarti bahwa saya tidak bisa mengatur dan mengelompokkan post-post saya dalam bentuk kategori (pihak ketiga tidak bisa membantu dalam hal ini). Terpaksalah masalah ini saya akali dengan membuat kategori secara manual, di mana saya harus mengedit setiap post satu per satu.

Nah, suatu saat saya berpikir, bagaimana kalau lain kali saya ingin mengganti nama kategori atau membuat kategori baru ? Wah, wah, saya harus mengedit lagi setiap post satu per satu ! Untuk situasi sekarang dengan puluhan post saja sudah sangat merepotkan, apalagi kalau di masa depan blog ini sudah berkembang dan memiliki ratusan post ! Tidak bisa saya bayangkan bagaimana repotnya. Dengan pertimbangan ini, selagi jumlah post-nya masih relatif sedikit, saya putuskan untuk mencari alternatif lain.

Bersambung ke Mengapa Pindah ke WordPress ? (2)

Google-fu

Baru-baru ini saya membaca suatu istilah unik yang belum pernah saya dengar sebelumnya: Google-fu. Orang yang menulis itu mengatakan (terjemahan bebas) : “Ya, saya senang sekali kalau banyak orang mengajukan pertanyaan ke saya. Saya sebenarnya tidak ahli dalam hal-hal itu, tapi dengan begitu saya jadi punya kesempatan untuk membuktikan Google-fu saya.”

Wah, wah, rupanya istilah Google-fu di sini adalah plesetan dari istilah kungfu ! Yang dimaksud dengan Google-fu adalah kemampuan menggunakan Google untuk mencari jawaban berbagai pertanyaan yang tidak kita ketahui. “Jurus-jurus” penggunaan Google diumpamakan seperti jurus-jurus dalam ilmu kungfu ! Orang yang canggih “jurus” Google-nya akan bisa menemukan informasi yang tidak bisa ditemukan oleh orang lain.

Membaca istilah ini saya jadi sadar … ilmu menggunakan Google memang ilmu yang penting. Orang yang mahir menggunakan Google akan jauh lebih efektif dibandingkan dengan orang yang hanya menggunakan Google secara biasa-biasa. Kemampuan memilih keyword yang tepat, dikombinasi dengan operator dan servis Google yang tepat, membuat kita jadi mampu menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit sekalipun. Orang yang Google-fu-nya tinggi bisa menemukan informasi yang dibutuhkannya secara cepat dan tepat. Tidak heran kalau seseorang pernah berkata, “Google sudah seperti perpanjangan otak saya saja !”.

Di jaman gaya hidup digital ini, saya rasa, Google-fu adalah ilmu yang wajib dipelajari. Saya sendiri rindu terus meningkatkan Google-fu saya !

Selamat Datang Googlebot !

Ketika kemarin saya melihat statistik situs ini, ternyata sudah dua kali situs ini dikunjungi oleh Googlebot. Masalahnya, saya belum sempat mengucapkan selamat datang. Karena itu, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan: selamat datang Googlebot !

Inilah dia tamu yang paling ditunggu-tunggu para pembuat situs di seluruh dunia. Googlebot adalah program otomatis dari Google yang senantiasa menjelajahi seluruh cyberspace untuk mencari halaman-halaman web. Halaman-halaman tersebut kemudian dilemparkan kembali ke pusat Google untuk diindeks dan dimasukkan ke dalam search engine. Jadi bisa dibayangkan, Googlebot ini seperti petugas Google yang senantiasa bergerak dengan kecepatan tinggi menjelajahi seluruh cyberspace dan kemudian pulang dengan membawa setumpuk berkas (kalau saja ada orang yang membuat film atau animasi untuk menggambarkan perjalanan Googlebot ini, pasti akan menarik sekali).

Lalu, mengapa ia menjadi tamu yang paling ditunggu-tunggu ? Karena kedatangan Googlebot inilah yang memungkinkan suatu situs masuk di Google, dan masuk di Google berarti peluang untuk mendapatkan banyak pengunjung baru ! Ada banyak orang yang secara khusus mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Googlebot. Hal ini bahkan telah melahirkan satu cabang ilmu baru yang disebut search engine optimization (SEO) !

Oleh karena itu, tidak berlebihan kan, kalau saya mengucapkan selamat datang pada Googlebot ?