Tool untuk Blogging (4)

Bersambung dari Tool untuk Blogging (3)

Kelompok utilities pertama, yaitu statistik, berfungsi untuk mengetahui statistik lalu lintas dari blog kita. Asyik kan, kalau kita bisa mengetahui siapa saja yang mengunjungi blog kita dan dari mana mereka berasal ? Kelompok utility statistik inilah yang akan menjawabnya. Ada banyak utility dalam kelompok ini, tapi yang terbaik menurut saya adalah SiteMeter. Mengapa ? Karena SiteMeter menyediakan informasi yang paling lengkap dibandingkan dengan yang lainnya.

Kelompok kedua, yaitu RSS, berfungsi untuk mengolah RSS dari blog kita sehingga mudah digunakan oleh pengunjung. Utility di kelompok ini memungkinkan program RSS reader manapun bisa membaca RSS dari blog kita. Akibatnya, lebih banyak orang yang akan berlangganan RSS dari blog kita. Di samping itu, utility ini juga membantu kita untuk memonitor jumlah pelanggan RSS beserta profil mereka setiap saat. Utility yang paling terkenal dalam kelompok ini adalah FeedBurner.

Kelompok ketiga, yaitu shoutbox, berfungsi menampilkan kotak dialog bagi pengunjung untuk saling berinteraksi. Berbeda dengan komentar, shoutbox tidak terikat dengan salah satu post. Jadi kita bisa berinteraksi tentang topik apa saja di sini ! Menariknya lagi, banyak shoutbox yang dilengkapi dengan fasilitas emoticon sehingga suasananya mirip dengan sebuah chat room. Untuk kelompok ini, utility yang bagus adalah ShoutMix.

Kelompok terakhir, yaitu komentar / trackback, diperuntukkan bagi para blogger yang tidak puas dengan fitur komentar yang telah tersedia. Mereka menginginkan fitur komentar yang lebih intuitif dan lebih mudah digunakan. Di samping itu, mungkin mereka juga menginginkan fitur lain mirip komentar yang disebut trackback. Apa itu trackback ? Trackback adalah link balik ke post seseorang yang memiliki link ke post di blog kita. Hmm, membingungkan ya ? Well, trackback sebenarnya mirip dengan komentar, hanya saja dalam komentar orang menulis opininya di blog kita, sedangkan dalam trackback orang menulis opininya di blognya sendiri. Menarik bukan ? Contoh utility yang terkenal untuk kelompok ini adalah Haloscan.

Begitulah empat kelompok utilities untuk blogging. Cukup banyak memang, namun kita tentu tidak harus menggunakan semuanya. Saya sendiri misalnya, hanya menggunakan utility untuk statistik (SiteMeter) dan penanganan RSS (FeedBurner).

Ya, demikianlah ulasan tool-tool untuk blogging. Sejujurnya, inilah seri post terpanjang yang pernah saya tulis ! :) Dengan semua tool ini, baik di kategori blog publishing, blog client, maupun utilities, saya yakin kegiatan blogging kita akan menjadi lebih efisien dan menyenangkan. Bagaimana menurut Anda ? Mungkin ada tool yang terlewat dan bisa Anda tambahkan ?

Tool untuk Blogging (3)

Bersambung dari Tool untuk Blogging (2)

Kategori kedua dari tool untuk blogging adalah blog client. Apa itu blog client ? Blog client adalah program untuk blogging yang diinstall langsung di komputer kita. Dengan tool ini, kita bisa menangani semua blog kita tanpa perlu membuka browser sama sekali ! Setiap saat kita bisa menulis post baru tanpa perlu terkoneksi ke Internet, dan begitu terkoneksi ke Internet kita bisa mempublikasikan post itu dengan satu kali penekanan tombol. Menarik bukan ? Di samping itu, dengan tool ini kita bisa meng-upload file dan mengubah layout dari blog. Singkatnya, blogging all-in-one !

Manfaat blog client akan paling terasa kalau kita mempunyai banyak blog (dan jangan salah, banyak blogger mempunyai lebih dari satu blog !). Dengan blog client kita bisa menangani semua blog itu sekaligus di satu tempat. Tidak perlu lagi membuka browser lalu pergi ke berbagai situs. Akibatnya, kegiatan blogging menjadi jauh lebih efisien.

Ada dua blog client yang populer, yaitu BlogJet (komersial) dan w.bloggar (non-komersial). Saya sendiri biasa menggunakan w.bloggar. Belakangan ini semua post saya sudah ditulis dengan w.bloggar.

Setelah blog publishing dan blog client, kategori ketiga dari tool untuk blogging adalah utilities. Utilities ini berfungsi melengkapi blog kita dengan berbagai fitur tambahan. Ada bermacam-macam utilities yang tersedia yang saya bagi dalam beberapa kelompok, yaitu statistik, RSS, shoutbox, dan komentar / trackback.

Bersambung ke Tool untuk Blogging (4)

Tool untuk Blogging (2)

Bersambung dari Tool untuk Blogging (1)

Sayangnya, layanan siap pakai ini memiliki berbagai keterbatasan. Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa kita lakukan, misalnya memiliki domain sendiri (dalam bentuk seperti http://www.blogku.com) , memiliki alamat email sendiri (seperti [email protected]), membuat halaman statik (seperti halaman Tentang Gaya Hidup Digital di blog ini), dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi berbagai keterbatasan ini kita harus memakai pilihan kedua, yaitu blog publishing di mana kita menyediakan hosting sendiri.

Untuk menggunakan pilihan kedua ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membeli domain dan hosting di tempat-tempat seperti Singcat, IndoSite atau Network Solutions. Yang dimaksud dengan domain adalah alamat Internet seperti http://www.blogku.com, dan yang dimaksud dengan hosting adalah tempat (space) di server Internet yang dapat kita gunakan.

Langkah berikutnya adalah menginstall software blog publishing seperti WordPress atau Movable Type di hosting kita. WordPress bersifat gratis dan open source, sedangkan Movable Type bersifat komersial. Mana yang lebih baik ? Ya …bisa ada perdebatan panjang tentang hal ini. Tapi saya sendiri memakai WordPress. Mengapa WordPress ? Jawabannya bisa Anda lihat di post Mengapa Pindah ke WordPress ?.

Memang, pilihan kedua ini cukup merepotkan karena menuntut pengetahuan teknis dari kita. Meskipun begitu, blog-blog profesional umumnya menggunakan cara ini. Dalam daftar 100 blog top dunia misalnya, hampir semuanya menggunakan blog publishing dengan hosting sendiri.

Bersambung ke Tool untuk Blogging (3)

Tool untuk Blogging (1)

Blog memang merupakan trend yang sedang naik daun. Bayangkan saja, saat ini setiap hari muncul sekitar 80.000 blog baru ! Berbeda dengan jaman dulu di mana hanya orang-orang tertentu yang bisa menyuarakan pikirannya ke seluruh dunia, sekarang setiap orang bisa menyuarakan pikirannya sendiri-sendiri untuk didengar oleh seluruh dunia. Inilah keajaiban jaman Internet !

Tentu saja, untuk membuat dan menangani blog dibutuhkan berbagai tool. Tool-tool untuk blogging ini bisa dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu blog publishing, blog client, dan utilities. Blog publishing digunakan untuk membuat dan menangani situs web kita di Internet, blog client digunakan untuk menangani blog kita di satu tempat tanpa perlu membuka browser, dan utilities digunakan untuk melengkapi blog kita dengan fitur-fitur tambahan.

Untuk kategori pertama, yaitu blog publishing, ada dua pilihan yang tersedia. Pilihan pertama adalah menggunakan blog publishing yang sudah siap pakai, dan pilihan kedua adalah menggunakan blog publishing yang meminta kita menyediakan hosting sendiri.

Yang paling mudah tentu saja menggunakan blog publishing yang sudah siap pakai. Dengan cara ini kita bisa langsung membuat blog tanpa perlu pusing dengan hal-hal berbau teknis. Contoh layanan siap pakai yang paling terkenal adalah Blogger di mana kita bisa membuat blog baru hanya dalam tiga langkah. Fasilitas yang disediakan pun terbilang cukup lengkap. Dan yang paling menggembirakan, semuanya ini gratis !

Layanan blog siap pakai seperti Blogger inilah yang membuat blog benar-benar menjadi trend. Mengapa ? Karena setiap orang bisa membuat blog-nya sendiri dengan cepat, mudah, dan gratis. Contoh layanan siap pakai lainnya adalah Multiply, BlogDrive, dan ModBlog.

Bersambung ke Tool untuk Blogging (2)

Revolusi Informasi

Saat ini adalah era revolusi informasi. Kalau abad 19 dikenal sebagai era revolusi industri, maka abad 21 ini dikenal sebagai era revolusi informasi. Apa yang dimaksud dengan era revolusi informasi ? Yaitu era ketika informasi memegang peranan penentu maju tidaknya suatu negara, perusahaan, atau perorangan ! Bagi suatu bangsa, yang memegang peranan penentu bukan lagi kekayaan sumber daya alam atau kekayaan lainnya, melainkan kekayaan informasinya. Ini berlaku juga untuk perusahaan dan perorangan. Anda setuju ?

Saya sendiri mendapatkan banyak pencerahan tentang ini saat membaca buku The Lexus and The Olive Tree : Understanding Globalization karangan Thomas Friedman. Seperti yang sudah pernah saya sebutkan, inilah buku favorit saya saat ini ! Di buku itu banyak sekali diulas tentang pentingnya informasi dalam era globalisasi. Siapa yang menguasai informasi akan menguasai dunia. Negara, perusahaan, ataupun perorangan yang menguasai informasi akan muncul sebagai pemenang.

Mengapa bisa begitu ? Mengapa informasi begitu penting ? Mudah saja, yaitu karena pihak yang menguasai informasi akan lebih cepat melihat dan menangkap peluang ! Dan dalam era hiperkompetitif seperti sekarang ini, perbedaan waktu sedikit saja bisa membedakan antara menang dan kalah.

Itulah sebabnya media informasi paling dahsyat saat ini – Internet – menjadi begitu penting. Bahkan, menurut Friedman, maju tidaknya suatu negara bisa diukur dengan dua parameter berikut:

  1. Seberapa besar bandwidth Internet-nya.
    Semakin besar bandwidth Internet suatu negara, berarti semakin lancar pula aliran informasi negara itu. Ukuran ini bisa juga disebut dengan istilah megabit per capita, yaitu berapa besar bandwidth Internet yang tersedia untuk setiap penduduk negara itu.
  2. Seberapa baik negara itu memanfaatkan bandwidth Internet-nya.
    Punya bandwidth besar percuma saja kalau tidak dimanfaatkan dengan baik. Karena itu parameter kedua adalah seberapa baik bandwidth itu dimanfaatkan untuk kemajuan negara yang bersangkutan.

Negara-negara yang menyadari hal ini, contohnya Korea Selatan dan Singapura, sangat memprioritaskan pembangunan infrastruktrur Internetnya. Akibatnya, penduduk negara itu bisa memiliki akses Internet kecepatan tinggi di rumahnya dengan biaya yang sangat murah (lihat post Internet Dreamland). Memang, semakin maju suatu negara, akses Internet-nya pasti semakin cepat dan semakin murah !

Asyiknya Podcasting

Pada kesempatan ini, saya ingin menceritakan kesan-kesan saya ber-podcasting-ria selama beberapa minggu ini. Terus terang, podcasting sekarang telah menjadi hobi baru saya ! Mengapa begitu ? Berikut inilah tiga alasan utamanya mengapa podcasting itu asyik:

  1. Podcasting memungkinkan kita untuk melakukan dua hal secara bersamaan.
    Mungkin inilah alasan utamanya mengapa podcasting itu asyik. Karena sifatnya yang audio, maka kita bisa mengerjakan hal lainnya – seperti membaca atau menulis – sementara mendengarkan podcasting. Dengan demikian kita bisa melakukan dua hal sekaligus. Bandingkan dengan saat kita membaca misalnya, tentu kita tidak bisa menulis dalam waktu yang bersamaaan. Dengan podcasting, sementara kita melakukan suatu hal, kita tetap bisa menerima informasi baru yang berguna.
  2. Podcasting memberikan kesan yang lebih mendalam tentang suatu topik.
    Mendengarkan perbincangan tentang suatu topik ternyata memberikan kesan yang lebih mendalam tentang topik itu daripada hanya membacanya. Misalnya, saya sudah pernah membaca tentang teknik pencurian password dengan mendengarkan bunyi ketukan keyboard, namun waktu itu kesannya biasa saja. Berbeda sekali dengan saat mendengarkan perbincangan tentang topik itu, saya merasa mendapatkan kesan dan pengertian yang lebih mendalam.
  3. Podcasting memungkinkan mata beristirahat namun tetap menerima informasi.
    Jaman sekarang ini informasi benar-benar membanjir. Masalahnya, sebagian besar informasi itu berada dalam bentuk tulisan atau gambar yang perlu kita lihat. Lama-kelamaan capek juga membaca begitu banyak. Mata terasa lelah dan ingin beristirahat. Dengan podcasting, mata kita bisa beristirahat namun informasi tetap kita terima.

Demikianlah tiga alasan utama mengapa podcasting itu asyik. Memang, podcasting merupakan bagian dari gaya hidup digital yang meningkatkan produktivitas. Anda setuju ?

Catatan:
Untuk informasi lebih lanjut tentang podcasting, Anda dapat melihat post Podcasting dan Cara Menggunakan Podcasting.

E-Book tentang Blogging

Kemarin malam saya membaca sebuah e-book yang bagus sekali tentang blogging. E-book itu berjudul Who’s There karangan Seth Godin. Meskipun disebut ‘e-book’ namun tidak seperti e-book biasanya yang berisi ratusan halaman, e-book ini hanya berisi 45 halaman. Itu pun ukuran kertasnya tidak sebesar e-book pada umumnya. Kalau di-print mungkin hasilnya akan lebih mirip sebuah buklet. Di samping itu, halaman-halamannya tidak melulu berisi teks, ada juga yang berisi kartun dan kutipan. Serunya lagi, gaya bahasa buku ini sangat ringan dan santai. Akibatnya, dalam semalam saya sudah habis membacanya !

Lalu apa isi buku ini ? Ada banyak hal tentang blogging. Misalnya, blogging telah mengubah dunia media. Kalau dulu hanya orang-orang tertentu yang menguasai media, sekarang semua orang punya kesempatan untuk membuat media sendiri. Setiap kita bisa membuat “koran” pribadi yang bisa dibaca oleh seluruh dunia !

Namun demikian, ada masalah di sini. Meskipun di satu sisi blog membuat setiap orang bisa bersuara di Internet, namun di sisi lain banyaknya blog justru membuat penulis blog menjadi semakin sulit untuk menarik perhatian orang lain di Internet. Bayangkan, ada jutaan blog di Internet padahal setiap orang hanya punya sangat sedikit waktu. Lalu bagaimana caranya agar blog kita bisa menarik perhatian orang lain ? Ya, itulah yang menjadi topik utama buku ini.

Ada banyak ide yang dipaparkan, mulai dari mengelola harapan, gaya penulisan, mengelola komentar, dan konsistensi penulisan. Intinya, blog kita harus benar-benar bermanfaat bagi pengunjung. Kalau tidak, apa gunanya mereka membaca blog kita ? Untuk lebih jelasnya, lebih baik Anda membaca langsung e-book-nya.

Cara Menggunakan Podcasting

Pada post sebelumnya telah diberikan perkenalan tentang podcasting. Lalu bagaimana cara menggunakan podcasting itu sendiri ? Ya, pada post ini kita akan membahas cara menggunakan podcasting. Software podcasting yang akan digunakan sebagai contoh dalam post ini adalah iTunes 4.9 dari Apple. Mengapa iTunes ? Karena inilah software multimedia dari Apple yang telah menghebohkan dunia ! Berpasangan dengan iPod, iTunes telah membuat fenomena baru dalam dunia musik digital dengan menjual lebih dari 500 juta (!) lagu sampai saat post ini ditulis.

Langkah-langkah untuk menggunakan podcasting dengan iTunes adalah:

  1. Download software iTunes dari alamat http://www.apple.com/itunes/download/ dan kemudian install di komputer Anda.
  2. Setelah diinstall, jalankan program iTunes. Di sebelah kiri terdapat sebuah panel bernama Source yang berisi sekumpulan item. Salah satu item yang terdapat di panel Source tersebut adalah Podcasts.
  3. Klik Podcasts di panel Source, maka tampilan di panel kanan akan berubah untuk menunjukkan daftar podcast langganan Anda. Saat ini daftar tersebut masih kosong.
  4. Podcasting 1

  5. Untuk berlangganan podcast, Anda dapat mencari podcast-podcast yang sesuai dengan keinginan Anda di Podcast Directory iTunes. Untuk masuk ke Podcast Directory iTunes, klik label Podcast Directory yang terdapat di sebelah bawah daftar podcast. Untuk langkah ini komputer Anda harus terkoneksi dengan Internet.
  6. Di Podcast Directory, terdapat banyak pilihan podcast. Podcast-podcast yang populer ditampilkan langsung di halaman utama. Anda juga dapat mencari podcast yang Anda inginkan dengan memanfaatkan kotak pencarian yang terdapat di bagian atas Podcast Directory. Selain itu, di bagian kiri terdapat daftar kategori dari berbagai podcast yang tersedia. Anda dapat mengklik suatu kategori untuk melihat podcast-podcast yang terdapat di dalam kategori tersebut. Sampai saat post ini ditulis, terdapat lebih dari 6000 podcast yang terdaftar di Podcast Directory iTunes.
  7. Podcasting 2

  8. Setelah menemukan podcast yang Anda inginkan, klik nama podcast tersebut untuk memunculkan keterangan lengkap tentang podcast tersebut beserta tombol Subscribe. Selanjutnya klik tombol Subscribe itu untuk berlangganan podcast yang bersangkutan. Langkah ini dapat diulangi untuk podcast-podcast lain yang Anda inginkan.
  9. Podcasting 3

  10. Sekarang klik kembali item Podcast di panel Source untuk masuk ke daftar podcast langganan Anda. Podcast yang Anda pilih tadi telah muncul di daftar tersebut.
  11. Untuk mengupdate podcast langganan Anda, klik tombol Update yang terdapat di bagian kanan atas. Selanjutnya iTunes akan secara otomatis men-download-kan episode terbaru dari semua podcast langganan Anda. iTunes juga akan menampilkan daftar episode-episode yang lebih lama.
  12. Podcasting 4

  13. Setelah di-download, Anda bisa men-dobel-klik nama episode tersebut untuk memainkannya. Episode-episode yang lebih lama juga bisa di-download dengan menekan tombol Get yang terdapat di sebelah kanan nama episode tersebut.
  14. Selanjutnya iTunes akan secara otomatis meng-update semua podcast langganan Anda setiap hari. Anda bisa mengatur konfigurasi podcasting di iTunes melalui menu Edit | Preferences pada tab Podcasting.

Setelah semua langkah ini Anda ikuti maka … selamat ! Podcasting telah menjadi bagian dari gaya hidup Anda !

Podcasting

Saat ini ada sebuah trend gaya hidup digital yang sedang naik daun, yaitu podcasting. Tidak seperti RSS yang sudah mulai populer sejak tahun 2000, podcasting baru mulai populer sejak bulan September 2004. Masih sangat baru bukan ? Bahkan bisa dibilang tanggal penulisan post ini bertepatan dengan satu tahun mulai populernya podcasting !

Lalu apa itu podcasting ? Podcasting sebenarnya sangat mirip dengan RSS, di mana kita bisa berlangganan informasi-informasi terbaru secara otomatis. Bedanya, kalau informasi di RSS disajikan dalam bentuk teks, informasi di podcasting disajikan dalam bentuk suara !

Saat kita menggunakan podcasting, situs-situs langganan kita akan secara periodik diperiksa kalau-kalau ada informasi baru yang dikeluarkan. Bila ada, maka file suara yang berkaitan (biasanya dalam format MP3) akan secara otomatis di-download-kan ke komputer kita. Selanjutnya kita bisa menikmatinya dengan menggunakan program-program pemutar musik seperti Windows Media Player, Winamp dan sejenisnya.

Lalu informasi macam apa yang biasanya disajikan dalam bentuk podcast ? Ada bermacam-macam, di antaranya talk show, berita, renungan dan bahkan juga khotbah !

Trend ini sebenarnya muncul dari merebaknya piranti-piranti pemutar musik portabel seperti iPod, bahkan nama podcasting sendiri sebenarnya berasal dari istilah iPod + broadcasting. Mengapa begitu ? Karena dengan pemutar musik portabel ini orang jadi bisa mendengarkan musik di mana saja dan kapan saja. Lalu muncul ide, kalau orang bisa mendengarkan musik di mana saja dan kapan saja, mengapa mereka tidak bisa mendengarkan talk show, berita, dan sebagainya, juga di mana saja dan kapan saja ?

Dari sinilah muncul podcasting. Orang jadi bisa berlangganan talk show atau acara berita favoritnya lalu mendengarkannya di mana saja dan kapan saja !

Slashdot

Pada post sebelumnya saya telah membahas salah satu situs yang terdapat di bagian Link situs ini, yaitu Google Blog. Nah, pada post ini saya akan membahas satu lagi situs yang terdapat di bagian Link, yaitu Slashdot.

Slashdot merupakan situs favorit saya. Mengapa ? Karena Slashdot membahas berbagai topik yang saya sukai langsung di satu tempat ! Mulai dari teknologi (teknologi informasi maupun teknologi-teknologi lainnya), sains, game, sampai science fiction, semuanya ada di sini. Semua berita di Slashdot dijamin up-to-date, dan yang lebih menyenangkan adalah seringnya muncul berita-berita unik yang sulit dijumpai di tempat lain. Misalnya, kisah tentang seseorang yang menghafalkan pi sampai 83.431 (!) angka di belakang koma, kisah tentang senjata ruang angkasa (space weapons), dan masih banyak lagi kisah unik lainnya.

Satu lagi yang membuat saya jatuh cinta pada Slashdot adalah kehebatan forum diskusinya. Setiap berita di Slashdot dilengkapi dengan forum diskusi, dan banyak komentar di forum ini yang sangat berguna dan membuka wawasan. Tidak mengherankan sebenarnya, sebab selain kuantitas pembacanya yang sangat besar, kualitas pembaca Slashdot juga tinggi. Banyak pakar dan praktisi yang membaca Slashdot dan ikut aktif di forum diskusi. Hebatnya lagi, kita tidak perlu kuatir membaca komentar-komentar tidak bermutu di Slashdot. Mengapa ? Karena setiap komentar yang masuk dinilai dan diberi rating, dan hanya komentar-komentar dengan rating tinggilah yang akan ditampilkan di forum.

Terus terang saja, Slashdot merupakan situs wajib buat saya. Bahkan kalau disuruh memilih hanya satu situs saja untuk dikunjungi di Internet, situs inilah yang akan saya pilih ! Oleh karena itulah sejak Februari 2003 saya sudah berkomitmen untuk tidak kehilangan satu hari pun edisi Slashdot. Dan, ya, sejak saat itu sampai hari ini memang belum ada satu edisi pun yang terlewat !